Cinta Satu Malam
Suasana kafe yang tidak begitu ramai, dan hangat membuat Miranda menyukai suasana di kafe ini.
“Aku tahu kafe ini baru saja tadi pagi ketika mobilku tengah mogok.” Helen menggerakkan tangannya, memanggil pelayan. Kemudian dia langsung memesan steak untuknya dan Miranda serta wine untuk menemani mereka menikamti makan malam mereka.
“Ah, begitu. Aku menyukai tempat ini,” jawab Miranda. “Oh, ya. Helen. Kau sudah lama tidak membahas tentang kakakku? Apa kau sudah tidak lagi menyukai kakakku?”