Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dear You

Dear You

Gue butuh café yang hangat dan tentu saja menyediakan kopi yang enak, dan akhirnya setelah sedikit berdebat tentang lokasi, kami memilih sebuah café yang bernama ‘Harmony’ dan lokasinya tak begitu jauh dari rumah Tania. Meskipun malam hari, café ini juga tidak bisa dikatakan sepi. Masih ada beberapa pelanggan yang tampak nyaman menikmati kopi mereka. Coffe shop bernuansa ethnic ini terasa nyaman dan tentu saja hangat karena sofa bulu yang sekarang gue dan Tania duduki ini benar-benar lembut dan membuat betah. “Lo pinter pilih tempat ya?” komentar gue sambil mengaduk-aduk espresso yang ada di depan gue.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as haluan coffee space
Read
+Library
Side Story of Erhan

Side Story of Erhan

Nadira mengedikkan bahu. Erhan tampak mengangguk-angguk mengerti. Kedekatan Nadira dengan kakak iparnya itu memang tidak bisa diragukan lagi. Erhan menegakkan tubuh, begerak setengah langkah dan berdiri di hadapan Nadira. "Temen aku punya cafe," ucap pria itu kemudian. "Nama cafenya Our Heaven. Kamu tahu?" Nadira menggeleng. "Dia mengusung tema private library. Disana ada rak-rak yang berisi buku fiksi dan non fiksi. Dia menamai cafenya Our Heaven karena ingin setiap pelanggannya yang gemar membaca merasa cafe itu seperti surganya pribadi. Buku-bukunya juga bisa disewa. Ada semacam kartu keanggotaan yang dibuat untuk para konsumennya. Ada area indoor, outdoor dan rooftop." Tutur pria itu men
9.824.9K viewsCompletedAdded to Library 870 Times as haluan coffee space
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Kusisihkan piring di depanku lalu mencicipi sedikit minuman yang kupesan, “begitulah.” “Pemilik Kafe Coffee memang hebat, menyelesaikan semua hal tepat waktu,” balasanya sembari menatapku penuh senyuman. Aku terdiam dengan tatapan terkejut kearahnya, “bagaimana kamu bisa tahu?” Henry justru tersenyum lebar, “itu mudah. Karena aku adalah pelanggan setia kafemu. Di sana benar-benar klasik, mengingatkanku pada masa lalu.”
2.9K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as haluan coffee space
Read
+Library
Hangatnya Ranjang Suami Pengganti

Hangatnya Ranjang Suami Pengganti

Aroma harum seduhan kopi menguar di area Gloria Coffeeshop. Hana berdiri di depan konter penyerahan menu, merapikan blazer kerjanya sembari menunggu pesanannya. Rambutnya yang biasa diikat rapi kini digerai bebas, memberikan kesan kasual yang jarang ia tunjukkan ketika berada di kantor. "Satu Iced Americano atas nama Mbak Hana," panggil barista dari balik konter.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as haluan coffee space
Read
+Library
Suami Perkasa

Suami Perkasa

gumam Sukma lirih. Sementara itu, Rangga dan Helen sedang berjuang memulai hidup baru. Mereka menyewa sebuah ruko kecil di pinggiran kota. Hanya dengan tabungan seadanya dan bantuan pinjaman dari teman lama, mereka membuka sebuah kafe sederhana. Namanya “Ruang Hangat”—karena Helen ingin tempat itu menjadi ruang bagi siapa pun yang mencari kehangatan, meski hanya lewat secangkir kopi.
108.6K viewsOngoingAdded to Library 319 Times as haluan coffee space
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Dan sejak hari itu pula, Nayla tidak lagi membiarkan masa lalu memegang kendali atas hidupnya. Ia bekerja, berproses, tumbuh. Untuk pertama kalinya dalam waktu lama, ia merasa… hidup lagi. Di sisi lain kota, Elhan duduk di kursi kayu depan kafe kecil yang baru ia buka. Nama kafe itu: “Ruangan Tenang.” Bukan tempat yang megah, tapi penuh makna. Ia mendesain semuanya sendiri — dinding bata ekspos, rak buku kecil, aroma kayu dan kopi.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as haluan coffee space
Read
+Library
Hot Mother

Hot Mother

Setelah memastikan wajahnya sudah kembali normal. “Baiklah kita turun!” . . . . . Nicholas membawa Sofia duduk di salah satu sudut Coffee Shop itu. Coffee Shop yang memiliki desain minimalis serta interior kayu menambah kesan tersendiri bagi pengunjung di sana. Konsep semi bar yang ada di Coffee Shop itu membuat kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung. Mesin espresso La Marzocco Strada tampak menghiasi bar mereka. Nicholas langsung memesan 2 gelas hot cappucino untuk mereka nikmati.
1050.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as haluan coffee space
Show Reviews (65)
Read
+Library
Savitri
novel ini keren banget sih kalo kata gue ya... Melihat sisi lain dari kehidupan seorang wanita yang memang seringkali tuh kompleks banget. Apalagi seorang single parent yang memang ga mudah. Nice book to read nih, guys!!
Amy_Asya
Halo, kali ini datang bawa cerita baru lagi, loh! Buat yang penasaran, kalian bisa ketik judul "30 Hari bersama Ceo Angkuh" di kolom pencarian, ya, atau bisa ketik nama pena aku. Cerita kali ini lebih fresh, dan lebih manis. Jangan lupa kasih dukungan kalian juga, ya. Aku tunggu!!
Read All Reviews
HALCYON

HALCYON

“Halo, maaf saya tadi ada urusan. Semoga kamu tidak kelamaan menunggu. Silahkan duduk” “Nama saya Kaivan, salah satu owner Kafe La Casa . Mungkin kamu udah denger dari Sheira kalau pemilik Kafe ini ada dua orang yakni saya dan Azrico. Nama kamu siapa?” lanjut Kaivan seraya mempersilahkan gadis didepannya duduk. “Selamat sore mas Kaivan, nama saya Leolina Namara panggilan saya Nara. Saya-“ “Kamu zodiaknya leo ya?” potong Kaivan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as haluan coffee space
Read
+Library
SANG PEWARIS

SANG PEWARIS

ucap Aura saat melihat ada sorot kekhawatiran di mata Elkan. *** “Menurut Mbak Hani cafe ini aneh gak?” tanya Zaliyah saat mengajak Haniyah berkeliling. Haniyah memutar pandangannya, cafe itu tidak besar tapi memang terkesan unik tidak seperti cafe kebanyakan. Tidak hanya ada panggung musik dan tempat bersantai, di cafe ini juga ada butik, ada toko aksesori dan juga mini playground di dalamnya. Dan di lantai dua, kelihatannya ada beberapa ruangan tertutup yang entah apa.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as haluan coffee space
Read
+Library
Mantan Istri CEO Dingin

Mantan Istri CEO Dingin

Orang dewasa itu rumit. Helena baru saja turun dari taxi yang ia pesan ke sebuah gedung berwarna merah muda yang kemarin sempat Primrose kagumi. Gedung yang baru dibuka dan berjualan kue-kue manis itu ternyata cafe Shiny. “Apa-apaan ini?” gumam Helena ketika melihat papan besar cantik dengan latar belakang merah muda, lampu yang menyala terang berbentuk huruf-huruf yang terangkai menjadi sebuah nama.
1082.0K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as haluan coffee space
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status