Pendekar Pedang Naga
“Makhluk hidup di bumi bukan hanya manusia, Soka. Ada hewan, tumbuhan, bahkan beberapa jenis roh atau dedemit juga bisa digolongkan sebagai makhluk hidup. Alasan kenapa aku membiarkan jasad mereka di sana, mudah saja.”
“Mudah?” Asoka mengernyitkan dahi.
“Kita butuh hewan dan tumbuhan. Sedangkan mereka juga butuh manusia. Sebagai sesama makhluk hidup, kita harus memberi sedekah pada tanaman dan hewan. Kalau tidak banyak, sedikit pun tidak masalah. Coba lihat gagak di sana,” pinta Raden Kusuma sambil menunjuk.
“Tidak hanya gagak, bahkan hewan-hewan buas hutan lain juga ikut memakan bangkai para pendekar aliran hitam.”
Hot Chapters