Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kunikahi Suamiku Tanpa Restu Ibunya

Kunikahi Suamiku Tanpa Restu Ibunya

ucap dari penata rias. Akhirnya, aku disuruh untuk keluar. Aku mengembuskan napas. Rok batik yang sudah dibuat sedemikian rupa, sedikit ribet menghalangi jalanku. Belum lagi, sandal berhak yang tidak pernah aku kenakan. Temanku menuntunku, hingga bertemu dengan mempelai laki-laki. Aku duduk di sampingnya. “Mas Bagus, ini istrimu yang bernama Nisa. Sudah sah menjadi milikmu. Mbak Nisa, ini Mas Bagus silakan kamu boleh salim atau bahkan memeluknya,” ucap sang penghulu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai hikari nagi
Baca
+Pustaka
Harapanku

Harapanku

Lagipula aku masih memiliki harapan-harapan yang belum tercapai. Aku mencoba menjalani kehidupan normal, bersikap seperti biasa saja. Gio selalu mencari kesempatan agar dirinya bisa dekat denganku. Tetapi aku berusaha untuk menolaknya. Karna aku mendengar Gio sudah di jodohkan oleh orang tuanya dengan anak rekan bisnisnya. Wanita itu bernama Sisil. Aku mengenalnya karna Sisil selalu mengunjungi Gio di kantornya. Kadang hal itu membuat aku cemburu. Aku tak mengerti apa yang aku rasakan, tapi yang pasti aku tidak mau berharap lebih dari sosok Gio.
2.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai hikari nagi
Baca
+Pustaka
My Idiot Wife (Nagara & Sona)

My Idiot Wife (Nagara & Sona)

jawab Sona dengan berani. Sekertaris Kai menengahi mereka lalu memberikan sejumlah uang untuk Sona sebagai ganti rugi. Sona menatap Sekertaris Kai dengan kesal. Dia membalikan badan lalu pergi dari tempat itu. Sona sangat kesal, ada ya orang seperti dia? Nagara, namanya saja sangat terlihat orang yang sombong. "Kai?" "Iya, Tuan Naga." "Cari identitas wanita itu! Dia tidak tahu berhadapan dengan siapa. Awas saja! Aku akan menyiksanya sampai dia bersujud dihadapanku," ucap Nagara.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai hikari nagi
Baca
+Pustaka
Kiara

Kiara

“Diam sebentar, Kiara!” kata Anita yang sedang fokus mewarnai kaki Kiara. Dia sedang sibuk membuat Henna di kaki Kiara, dia sudah memakan waktu 3 jam hanya untuk membuat Henna. “Aku minta maaf, Anita!” Kiara meminta maaf untuk beberapa kali pada pagi itu. Dia mulai merasakan kecemasan, dia tidak menyadari kakinya sejak tadi tetap bergerak-gerak. Otaknya mulai berpikir tentang Jay mulai marah padanya, entah kesekian kalinya Kiara mulai memikirkan lelaki yang dibencinya sepanjang malam hingga pagi. Dia takut pada Jay akankah dia mengecewakan dirinya? Apakah ucapan yang diucapkan oleh Jay tadi malam benar-benar serius. Kiara mulai khawatir dan kebingungan.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai hikari nagi
Baca
+Pustaka
Sabitah

Sabitah

Melihat keadaan yang tidak kondusif, laki-laki paruh baya itu memilih turun tangan untuk menenangkan seseorang yang datang dan langsung menyerang Juna. “Zaki, tenanglah. Ini semua juga di luar kehendak. Kita semua tidak tahu apa tujuannya melakukan semua ini,” ujar laki-laki paruh baya. Seseorang yang diketahui bernama Zaki itu menghela napas sejenak sebelum melepaskan cengkeraman. Pemuda itu menatap lekat ke arah Juna yang masih terdiam. Di samping itu terdapat Reandra yang memandang tidak mengerti dengan keadaan yang terjadi. Siapa itu Zaki? Dan mengapa mereka semua saling mengenal?
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai hikari nagi
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

Dia sudah bosan berdiri layaknya seles di toko-toko. "Oyy, ngapain lu?" Rika, si kakak kelas menghampirinya. "Nungguin bang Arya," jawab Nadira tanpa menoleh ke arah Rika. "Arya saha?" "Arjuna Narayan Bagaskara." "Ngapain lu nyari dia?" tanya Rika menatap penasaran Nadira yang masih belum menatapnya, tumben Nadira mau menunggu seperti saat ini. "Jangan bilang, dia itu cowok yang lu bilang keren?"
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai hikari nagi
Baca
+Pustaka
Cinta Kirana

Cinta Kirana

Ditempat ini aku mulai menyukai seorang gadis, yang sangat sederhana, cantik dan rajin sekali. Kirana ..., meskipun dia hanya seorang Office Girl di sini, namun bisa membuatku jatuh cinta kepadanya. Lantas aku beranikan diri untuk melamarnya, dia juga pasti menyukai diriku. Sebuah respon yang baik sudah aku dapat dari Bu Laras-Orangtua Kirana, membuat diri ini semakin semangat untuk melanjutkan langkah. Namun tidak dengan Haris Chanda dan Wilona, awalnya mereka menolak keinginanku untuk melamar Kirana. Karna Kirana tidak berasal dari kalangan seperti kami.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai hikari nagi
Baca
+Pustaka
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Meskipun kakinya masih bergetar dan rasa sakit menusuk sumsum tulangnya, ia berguling di lantai kayu, menggunakan pendengarannya yang tajam untuk melacak setiap gesekan sepatu bot Koga. Aiko merayap di balik meja brankas baja yang dingin, mendekap buku "Protokol Phoenix" erat-erat ke dadanya. Jantungnya berdegup kencang, setiap inci tubuhnya gemetar ketakutan, namun ia mencoba tetap tenang. Ia bisa mendengar suara baku hantam fisik yang brutal di tengah kegelapan. Hiroshi, sang naga yang selama ini dianggap lumpuh, sedang mempertaruhkan sisa hidupnya untuk menjatuhkan Koga. Suara tulang yang beradu dan erangan kesakitan dari kedua pria itu terdengar mengerikan di ruangan yang sempit itu.
834 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai hikari nagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status