Suami Adikku, Ayah Anakku
Sindasetelah cerai, tiga cecan mengejarku
Ibu bertanya dengan muka memerah.
Padanya aku mengangguk sungguh. "Aku mungkin bukan perempuan baik, bukan anak yang bisa dibanggakan, bukan kakak yang layak. Tapi, aku mau jadi ibu yang baik untuk anakku. Aku akan jadi ibu yang akan selalu melindungi anaknya, ibu yang akan selalu menuntun dia supaya enggak salah jalan, ibu yang mengingatkan dia kalau salah langkah, ibu yang membela anaknya, ibu yang marah kalau anaknya disakiti. Bukan ibu yang jahat, yang bahkan enggak bisa mengasihani anaknya sama sekali, seperti seseorang."