Kali Kedua
Katanya, "Yang penting anak-anakku nanti bisa jadi orang yang baik. Pintar itu bonus. Toh gusti Allah memang selalu memberikan kepintaran untuk setiap hamba-Nya. Tinggal kepintaran apa yang Allah beri. Dan itu nggak melulu soal anakku yang harus selalu dapat ranking di kelasnya. Yang penting dia jadi anak yang baik, santun, taat, dan paham agama. Maka lengkaplah sudah hidupku di dunia. Hidupku bisa tenang. Karena walaupun aku mati nantinya, aku bisa tetap berbangga karena aku punya tabungan yang bisa ku pertanggungjawabkan di hadapan Tuhanku. Yaitu anak-anak yang sholeh dan sholehah. Anak-anak yang baik, yang berbakti pada kedua orangtuanya, juga senantiasa beriman kepada Sang Pencipta."
Dan
Hot Chapters