Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
(Not) One Night

(Not) One Night

Sulit untuk percaya lagi setelah kepercayaan yang diberikan di hancurkan begitu saja. Alan menghela nafas pelan lagi lalu menengok ke arah jam dinding di kamarnya. Jarumnya sudah menunjukkan pukul 10 malam. Alan tak bisa mendengar suara apapun lagi dari kamar sebelah. Entah mereka masih terjaga atau sudah terlelap. Yang jelas, kantuk belum menghampiri Alan.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
Under His Darkness

Under His Darkness

Ada isyarat singkat bermuatan perintah bisu agar Andy tak usah bicara dan hanya perlu mengikutinya. Beach club itu hidup dengan cara yang berbeda saat menjelang senja. Cahaya oranye menetes pelan ke permukaan kolam, menyilaukan gelas-gelas koktail yang berderet di atas meja. Musik deep house berdenyut rendah, cukup untuk menggetarkan dada tanpa menenggelamkan percakapan. Aroma garam laut bercampur dengan parfum mahal dan asap rokok tipis yang melayang di udara. Turis dengan kulit kemerahan berbaring di sunbed, beberapa larut dalam tawa riang, sementara yang lain sibuk berpose untuk kamera. Dari kejauhan, ombak Canggu dengan konstan terus memukul garis pantai. Latar yang indah dan memukau, me
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
DOWN UNDER DOWN

DOWN UNDER DOWN

Mereka mungkin telah terbuai dengan mimpi. Hanya beberapa lampu dayah yang masih menyala. Jam menunjukan pukul 00.23 dini hari. Tapi Teungku Fiah masih belum bisa memejamkan mata. Ini merupakan pekan kedua, ia dan keluarga, berada di komplek dayah di pedalaman Bireuen tadi.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
Mistake in One Night

Mistake in One Night

Dia masih saja memandangi wajah seorang pria berambut hitam lurus yang poninya menutupi dahi, beralis hitam, mata dengan bulu yang lentik panjang, hidung mancung, bibir tipis, dan rahang tegas yang tertidur pulas di sebelahnya bertelanjang dada. Jantung Arsyila berdegup kencang dan napasnya makin tersengal saat menyadari dirinya tidak memakai sehelai pakaian pun di bawah selimut. Sebelum Arsyila sempat berteriak, Darius masuk ke kamar menggunakan akses back up dan langsung menutupi kepala Arsyila dengan dress yang disambarnya dari lantai. "Calm down, Syila..." Darius merengkuh kepala Arsyila yang tertutupi baju di dadanya. "I'm sorry I can't take care of you last night."
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
Dark Life

Dark Life

Kehidupan dengan bergelimpangan harta, berada di puncak kekuasaan. *** Ledakan-ledakan terdengar jelas saling bersahutan di udara. Teriakan-teriakan terdengar keras, membuat anak itu terbangun dari tidurnya, ia panik setelah mengamati kejadian di luar rumahnya. Namun, naas sebuah serangan sihir meleset mengenai gubuknya hingga membuat ia tertimbun di bawahnya
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Niko. Risa seketika berdiri. Ekor gaun pengantinnya menyapu meja rias dan menjatuhkan sebotol parfum. Suara kaca pecah menggema tajam di kamar yang sunyi. “Niko?” Risa menatapnya tak percaya. “Bagaimana kamu bisa masuk ke sini?” Niko tidak menjawab. Ia hanya menatap Risa, api gelap yang mengerikan bergolak di kedalaman matanya.
19.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 706 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
The Deepest Emotions

The Deepest Emotions

Memang terdengar sopan dan beradab, tapi hal itu masih mengganggu orang yang sedang tidur di pukul sebelas malam itu. Noah mengenakan pakaiannya dan bergegas turun untuk memastikan. Begitu pintu itu dibuka, berdiri seorang wanita dengan mengenakan gaun tidurnya yang tampak mahal. Ya, itu adalah Vilma. Tetapi entah kenapa dia nekat pergi ke tempat terpencil ini hanya dengan mengenakan gaun tidur di tengah malam ini. “Apa maksudmu?” “Hah?”
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Samar-samar Nina kembali mendengar langkah kaki menuju ke arahnya. "Kak Nina, kenalkan ini om Kafta. Teman Ame yang paling genteng," ucap Ame sambil terkikik. Nina hanya diam mendengar ucapan Ame. Dirinya terpaku pada sosok yang sejak Lima tahun lalu terus saja membayanginya. Kali ini Kafta benar-benar nyata. Bukan mimpi seperti yang biasa ia alami. Nina tenggelam pada telaga hitam sepekat malam milik laki-laki itu. Telaga yang sama seperti milik Amedia Mentari. "Nina! Faranina!" Ujaran Kafta membuat Ame melotot. "Om sudah kenal sama Kakakku?" tanyanya dengan ceria.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
Dream On

Dream On

Merlia menyanyikan lagu lembut pengantar tidur untuk si Edo. Andaikan waktu bisa kembali Andaikan kenangan itu tak pernah ada Semua pasti berubah Tak seperti ini Tidurlah yang nyenyak Lupakan masalahmu Tidurlah yang nyenyak Lupakan masa lalu Esok berjanjilah untuk lebih baik Esok berjanjilah untuk terus maju
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Ini melebihi kebiasaan tidurnya di malam hari yang hanya berdurasi paling lama 3 jam. Gea kembali ke tulisan tangan itu. 'Aku pergi! Maaf, tidak sempat memberitahumu. Aku tidak tega membangunkan nyenyaknya tidurmu.' "Ah, ini memalukan sekali. Bagaimana bisa aku tertidur lama," keluh Gea kesal. 'Ada hadiah untukmu, jika rindu segera hubungi aku.' Di baris terakhir paling bawah bertuliskan, 'Suami tercinta, Rayyan.'
9.889.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai in the deep of night
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status