Bukan Pemuas Nafsu
Selamat tidur sayang, mimpi indah,] bunyi pesan singkat dari Anto, tidak lupa di akhir kalimat disisipkan emot hati berjejer.
'Ck! Muak sekali aku mendengar alasannya, dia pikir aku tidak tahu apa yang dia lakukan semalaman bersama gundiknya,' gumamku dalam hati yang masih meradang.
Ku abaikan pesannya, aku tidak ingin membalasnya, segera kulempar ponselku ke atas kasur, aku pun bergegas ke dapur untuk mengambil air minum, tenggorokanku semakin kering setelah membaca isi pesan dari Anto.