Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RUSAK

RUSAK

Kini mereka berada di sebuah ruangan dan kebetulan di sana sedang tidak ada orang. “Apa?” tanya Sarah. “Lihat sendiri!” Sarah pun melihat ponsel milik Sinta, betapa terkejutnya dia tatkala melihat video dirinya yang sedang berpesta di pantai itu. Terlihat jelas dia menenggak minuman memabukkan langsung dari botolnya. “Gila kamu Sar.” Sinta kesal bukan main, bukan tanpa alasan. Jika Sarah terkena skandal bukan tidak mungkin jika karier Sarah bisa hancur kapan saja.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as inconvenient
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Baik oleh teman-teman Liliana atau bahkan oleh rekan bisnisnya Tuan Abraham Wicaksana. Mereka berdua tidak mau sampai pernikahan mereka di ketahui oleh orang lain. Karena itu akan menjadi masalah yang sangat besar untuk Tuan Abraham sendiri ataupun untuk Liliana. Karena nama baik Tuan Abraham akan tercemar jika ketahuan bahwa beliau mempunya istri simpanan bahkan seorang gadis di bawah umur. Sebagai seorang pengusaha yang kaya raya, beliau juga akan segera menyalonkan diri untuk menjadi seorang mentri keuangan di Negara ini.
9.96.3K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as inconvenient
Read
+Library
HURT

HURT

Membiarkan benda itu terus berbunyi beberapa kali sampai akhirnya berhenti dan muncul sebuah pesan suara. <“Oppa[7], jika kau sudah kembali dari Incheon, bisakah kita kau berkunjung ke rumah untuk makan malam bersama? Semenjak pernikahan ayahku dan ibumu kita tidak pernah makan malam bersama sebagai satu keluarga, bukan? Aku dan Ibu akan membuatkan makanan favoritmu. Jadi usahakan datang, ya? Kami menunggumu!”> Tut ... tut ... tut ...
103.4K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as inconvenient
Read
+Library
Complicated

Complicated

"Aku berharap, cepat selesai dan nggak ada lagi masalah, Bu." Avera hanya mendengarkan. "Tapi, kenapa selalu ada aja gitu ya?" Avina bingung, tidak berulah seketika bermasalah sampai diuntit. "Entahlah, tapi aneh bila terus berjalan biasa. Pasti suka dianggap monoton. Giliran ada, pasti memusingkan dan melelahkan, terakhir rumit." ****
106.7K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as inconvenient
Read
+Library
Bad Agreement

Bad Agreement

pintaku “Baiklah... Tapi sementara ini kami memang bermaksud tinggal dengan Joselin, kamu tau dia sedang hamil besar, dan suaminya sering pergi keluar kota karena urusan bisnis, biasanya dia yang menginap disini, kadang kami yang menginap disana. Karena kehamilannya yang sudah besar makanya kami berencana tinggal disana, kamu tidak apa apa kan tinggal sendiri? Atau kamu bisa ikut menginap disana, biar kamu tidak kesepian disini,” tawarnya padaku
104.5K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as inconvenient
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Meski memulai dan mudah melakukan penyerangan, sekaligus perlawanan, tetap saja tidak luput terkena serangan goresan atau apapun, intinya menyebabkan memar dan luka berdarah. Langkah kakinya terhenti sejenak, manik hitamnya tertuju pada jam dinding dalam minimarket. Sudah pukul dua malam. Tangannya terulur membuka pintu lemari es dan mengambil acak sekaleng minuman dingin, langsung menenggak sembari melangkah menuju kasir, meletakan uang begitu saja tanpa mengambil struk. "Gimana caranya agar insomnia lenyap ya?" desis Arsen, sembari menenggak habis minuman tadi. Lalu diremuk hingga patah dan melemparnya tepat ke tong sampah.
106.1K viewsOn holdAdded to Library 151 Times as inconvenient
Read
+Library
Tricky Situation

Tricky Situation

"Pikirkan ini baik-baik, May. Kita bisa saja saling menyakiti. Tapi ... hidup berdua tanpa ikatan akan membuat kita tidak mudah menyakiti. Iya, kan?" "Kenapa bisa begitu?" "Simpel saja. Manusia cenderung saling menyakiti usai berada di wilayahnya. Wilayah yang dia rasa miliknya. Seperti rumah tangga. Suami istri bisa merasa paling benar dan berujung menyakiti. Right?" What? "Lo bisa ya berpikir seburuk itu? Nikah, kan nggak seburuk itu, Nji." Panji menggeleng. "Nikah seburuk itu, May."
9.52.3K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as inconvenient
Read
+Library
Seadanya

Seadanya

jawab erika "eh bahaya malem - malem begini naik angkutan umum. Sekarang kejahatan banyak motifnya" Erika yang tadi tidak terpikir begitu, menciut nyalinya untuk naik angkot. Memang ini sudah pukul sembilan hampir setengah sepuluh malahan. Dan erika sendiri belum pernah pulang semalam ini apalagi naik angkutan umum yang jarak tempuhnya sekitar 25 menit baru sampai kerumah karena terlalu banyak melewati lampu merah. "Yaudah kamu antar erika ya tori. Bapak berdua sama dika".
102.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as inconvenient
Read
+Library
Gagal Move-on

Gagal Move-on

Itu adalah temanku yang meminta tolong sesuatu. Temanku bernama Reina. Dia adalah pelanggan yang memesan furnitur untuk rumah barunya, yang saat ini desainnya sedang aku buat. Reina meminta aku untuk datang ke tempat kerjanya jika sedang tidak sibuk. Katanya, ada calon pelanggan baru yang ingin konsultasi terkait smart furniture denganku. Berhubung tempat kerja Reina adalah kampus yang sama dengan tempat Leo bekerja, aku pun langsung menyanggupi. Aku tentu tak boleh melewatkan kesempatan langka seperti ini. Mana tahu saja aku bertemu dengan Leo di sana.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as inconvenient
Read
+Library
U

U

Keesokan hari. Pagi hari ini langit bersinar begitu indahnya. Memberikan sedikit rasa hangat setelah hampir semalaman hujan mengguyur kota Jakarta. Keindahan pagi yang begitu cerah juga memberikan sedikit semangat untuk beberapa orang yang hendak beraktivitas. Dan perasaan itu pula yang tengah dirasakan oleh seorang pria yang saat ini memiliki hobi baru yaitu menguntit seseorang. Hobi baru yang akhirnya menciptakan kegaduhan di kampus kemarin.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as inconvenient
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status