Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unexpected

Unexpected

ungkapnya jujur. “Baguslah jika kamu pada akhirnya bisa merasakan perasaan sedih sekaligus kesal saat diabaikan seseorang. Kurang lebih seperti itulah perasaanku dulu saat kamu sengaja mengabaikan keberadaanku, baik di kantor atau di apartemenmu,” Helena kembali menanggapinya tak acuh. “Aku bukan tipe orang yang suka menyia-nyiakan makanan, sayangnya perutku sudah sangat kenyang saat kamu datang membawa pizza-pizza tersebut,” imbuhnya beralasan.
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as inconsiderate
Read
+Library
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

sindir Alex. "Baiklah. Itu hanya satu gagasan. Jika kamu tidak berminat tidak masalah." Ben tersenyum tipis. "Kalian ini, saat kumpul keluarga malah membicarakan bisnis. Sudah, minum dulu. Berbicara terlalu banyak bikin leher kering, ya Sayang?" Mikaela menujukan kata-kata itu pada Ben. Tebakannya benar. Alex bukan orang bodoh. Lagipula siapa yang bisa memperdaya orang yang bisa melihat pikiranmu?
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 468 Times as inconsiderate
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

'Buset, pintar banget gua! "Eh, makasih itu penting tau! Emang kelihatannya sederhana, tapi itu penting. Malah sebagian orang menilai attitude seseorang itu dengan ringannya bibir dia mengucapkan kata 'maaf dan terima kasih'."
102.9K viewsOn holdAdded to Library 114 Times as inconsiderate
Read
+Library
Misunderstanding

Misunderstanding

’ Tanpa sadar, Ara menggeleng. "Jangan sampe, jangan sampe!" desis Ara pelan sembari tetap berjalan menunduk. Sesekali jemari kanan membenarkan letak kacamata tebalnya, hingga Ara pun tidak sengaja menabrak seorang laki-laki ketika mereka sama-sama hendak memasuki ruang kepala sekolah. "Ampun deh, Rara. Lo kalau jalan lihat-lihat! Mata aja ada empat, jalan selebar ini lo enggak lihat?" cicit laki-laki yang ditabrak.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as inconsiderate
Read
+Library
Keluarga Yang Tak Menganggapku Ada

Keluarga Yang Tak Menganggapku Ada

ucap Aira seolah mengerti apa yang dikhawatirkan sang Ibu. Sejujurnya Aira tidak ingin terlalu berlama-lama ada di rumah ini. Berada di sini membuatnya sesak, dia tidak bisa bernafas dengan benar. Rasa sesaknya semakin lama semakin menekan dada Aira sehingga dia kesulitan bernafas. Aira tidak sanggup jika terus berada di sini terlalu lama. "Tepati ucapanmu atau kamu akan menyesal telah berani melawanku!"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as inconsiderate
Read
+Library
Kandungan yang Tak Diinginkan

Kandungan yang Tak Diinginkan

"Kami di sini ada urusan bisnis Nona, hanya satu minggu sebenarnya, tapi sepertinya Tuan ingin liburan sebentar di sini." "Terus? kenapa dia bisa seperti ini?" tanya Amanda, dia tahu mantannya ini paling anti dengan meminum minuman keras, jika Keenan sudah minum berati dia sedang ada masalah. "Tadi Tuan meminta saya untuk menamani di bar, mungkin karena dari pagi tuan belum makan, jadi asam lambungnya naik," jawabnya. "Keenan ke bar? Dia sedang ada masalah besar?"
1.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as inconsiderate
Read
+Library
UNACCEPTED

UNACCEPTED

Atau lebih parahnya Nessa akan menangis kencang sampai membuat Regar bingung bagaimana cara menenangkannya. Namun, rupanya Regar salah. Dari nada bicaranya, Nessa terlihat masih santai. Regar pun menoleh pada Nessa. Benar saja, tidak ada ekspresi marah sedikitpun di wajah cewek itu. Syukurlah kalau Nessa memang tidak marah, Regar tidak perlu repot – repot untuk meminta maaf. “Salah sendiri mosting foto gue tanpa izin dari gue. Lo tau sopan santun gak, sih?”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as inconsiderate
Read
+Library
Menantu yang Tak Diinginkan

Menantu yang Tak Diinginkan

Semacam inilah perkataan yang dilontarkan oleh orang-orang, orang-orang kelas menengah ke atas yang hanya memikirkan kenyamanan dan kebahagiaan mereka sendiri dibandingkan dengan perasaan orang lain. "Kasihan, Marya merasa kasihan Ibu. Ada rasa sesak di sini," ucap Marya sembari menunjuk dadanya. Nuha tersenyum sembari menatap lekat kedua mata putri kecilnya itu. "Perasaan itu ... tidak dirasakan oleh banyak orang loh, Marya." "Ha?" Marya bingung.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as inconsiderate
Read
+Library
Diabaikan Berujung Penyesalan

Diabaikan Berujung Penyesalan

tanyaku dengan marah. Ibu Vincent melangkah lebih dekat, aroma parfumnya menyengat dan membuat mual. Suaranya pelan tetapi sarat ancaman. "Itu artinya, Sayang, kecelakaan bisa terjadi setiap hari. Perempuan seperti kamu ... mereka bisa terpeleset, terjatuh, ataupun kehilangan sesuatu."
38.0K viewsCompletedAdded to Library 950 Times as inconsiderate
Read
+Library
Fake

Fake

Ali mendekati Dido dan Adit. “Dicoba aja dulu,” lanjutnya, tak menyerah membujuk kedua temannya itu. “Sorry bang, gue lagi miskin nih kagak punya duit,” tolak Dido halus, yang disusul dengan anggukan Adit membuat Ali menghela nafas. “Oke, gue nggak bakal maksa. Tapi kalo lo mau hubungi gue.” Dido dan Adit mengangguk.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as inconsiderate
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status