Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TimeLess

TimeLess

Haffa bisa sedikit bernafas lega. dalam 1 minggu Keiko mendapatkan 4 kali suntikan. selama ini tidak ada reaksi signifikan dalam tubuh Keiko. di hari ketujuh, saat hari libur, Keiko tiba tiba merasa tidak mengingat apapun kejadian yang baru saja dia alami. Jeniver mencacat semua yang di alami Keiko saat itu, bahkan Keiko tidak mengingat Jeniver. mendapat kabar dari Jeniver, Haffa langsung datang ke asrama dan melihat kondisi Keiko. Keiko sudah berbaring tertidur saat Haffa datan. Haffa dan Jeniver mencatat semua yang Keiko alami hari ini dengan details untuk melihat variabel yang salah.
9.95.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai insignificant
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Kecilku

Kebahagiaan Kecilku

"Eu? I... Iya Pak!" Nayara segera mengangkat lemari itu dengan segala kekuatan yang dia miliki. Walaupun gadis kecil dia yang memiliki berat badan hanya empat puluh delapan kilo gram dan tinggi yang hanya seratus lima puluh delapan kali ini dia bisa mengangkat lemari itu hingga lima senti meter. Namun tiba-tiba entah berasal dari mana ada bulu-bulu halus yang menempel di hidung nya dan membuatnya ingin segera bersin.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai insignificant
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

Semua menurut, tampak khusyuk mengerjakan soal itu dengan ambisius termasuk Laura. “Sial, kayaknya dia nggak serius. Gimana mau menang kalo dia males begini,” gumam Laura pelan, kesal dengan keegoisan Shena. Padahal Laura sangat menginginkan kemenangan di olimpiade kali ini agar reputasi Naura semakin bagus untuk masa depan saudara kembarnya kelak.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai insignificant
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

Criinggg Bel pintu masuk berbunyi dan seorang pelanggan memasuki kedai kami, Aku mendogakkan pandanganku melihat orang itu.Rupanya seorang laki-laki yang umurnya mungkin sepantaran--sekitar 16 atau 17 tahun--denganku dan tubuhnya begitu jangkun namun berisi--ideal--sepertinya aku hanya setinggi bahunya.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai insignificant
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Felix kembali memaki dirinya sendiri saat mengingat kealfaannya tadi. “Jangan dipikirkan lagi, apalagi yang bersangkutan sudah tidak mempermasalahkannya,” celetuk pikiran Felix. “Jangan buang-buang energimu untuk memikirkan hal-hal yang sifatnya sepele sekaligus tidak penting,” imbuhnya. Untuk menjernihkan kembali pikirannya, Felix beranjak dari sofa dan beralih menuju minibar. Ia ingin menikmati beberapa gelas wine agar perasaan bersalahnya menguap dari dalam dirinya.
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai insignificant
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

Danu memperingatiku. Berulang kali aku menghubungi Radit belum juga ada tanggapan. Sepertinya handphonenya sengaja dimatikan atau memang lowbat. Aku merasa khawatir padanya, aku tau dia adalah anak yang sangat rentan sakit dan kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya. Hal itu yang membuatnya lebih suka menginap di kosanku daripada pulang ke rumahnya. Aku juga tau ia adalah orang yang banyak memiliki masalah dengan beberapa komunitas atau organisasi intra dan ekstra kampus karena memang ia terlihat seperti orang yang butuh perhatian oleh sebab itu ia bersikap tidak karuan. Bertemu denganku membuat hal negatifnya berangsur berkurang, ia jadi lebih banyak melakukan hal positif tetapi mema
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai insignificant
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status