Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Why Not?

Why Not?

“Kamu bilang aku boleh lakuin apa pun ke kamu, ‘kan?” Rheyner segera mengangguk. “Oke, aku akan maafin kamu kalau kamu berhenti bicara tentang lamaran omong kosong kamu. Tapi kalau kamu masih memaksa, maka jawabanku masih sama. Aku menolak lamaran kamu. Tolong jangan ganggu aku lagi.”
107.1K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as don't mind
Read
+Library
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Aku tidak peduli. ****
9.81.3M viewsCompletedAdded to Library 37.6K Times as don't mind
Show Reviews (144)
Read
+Library
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Read All Reviews
Not a Week

Not a Week

Dave ingin Donna bisa memperbaiki perilaku. Salah satu alis Dave menaik. "Pesan? Kamu kirim pesan apa?" Donna yang sedang asik rebahan di ranjang, menghela napas kesal. "Dave, cukup! Berhenti marah padaku! Aku sungguh merindukanmu." Terlalu banyak basa-basi. Dave memutuskan panggilan untuk membaca pesan Donna.
9.95.7K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as don't mind
Read
+Library
Misunderstanding

Misunderstanding

tawarnya pada Erick. "Enggak, enggak. Makasih. Gue enggak suka baca, enggak mau mata gue minus juga. Jadi cukup lo aja yang jadi kutu buku, bermata empat. Jangan bawa-bawa gue!" jawab Erick dengan gaya bicaranya yang khas.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as don't mind
Read
+Library
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

"Mbaaak!" #jangan lupa like dan komen
18.1K viewsOngoingAdded to Library 451 Times as don't mind
Read
+Library
Please Let Me

Please Let Me

Ia masih menatap Reivant dengan pandangan tidak percaya. Ia pun membuka pintu mobil itu lalu berkata, “Terima kasih.” Reivant yang mendengar itu hanya membisikkan kalimat selamat tidur. Agar tidak terlalu canggung, Vanilla pun menambahkan ucapan selamat tinggal, “Hati-hati di jalan, Reivant.” ***
4.0K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as don't mind
Read
+Library
Menantu yang Tak Diinginkan

Menantu yang Tak Diinginkan

Mata Rey sampai memanas ketika membaca seluruh susunan kalimat yang ada di tangannya. Ingin rasanya ia segera pulang dan mengamuk, tapi kata terakhir di lembaran kertas itu seakan membuatnya tak bergerak. Di situ tertulis, jika Marya meminta agar Rey tetap fokus dengan pemulihan tubuhnya, Marya juga meminta agar Rey tak tersulut emosi, jika sampai Rey tersulut emosi. Maka hal itu juga akan semakin membuat Marya menderita. Air mata lolos dari pelupuk mata lelaki itu, tangannya yang tengah menggenggam sebuah kertas pun sampai bergetar. "Maaf, maafkan Mas, Dek," lirih Rey sembari terisak.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as don't mind
Read
+Library
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Yuki menggelengkan kepala “Doni?.” “Kami kangen mama.” Barry mengerutkan keningnya “bukankah mama bersama kalian semalam?.” Doni menggelengkan kepala “kami tidur di tempat bunda karena mama meminta bunda merawat kami.” Barry semakin bingung dengan perkataan Doni lalu bunyi klakson di belakang membuat Barry terdiam dan tidak bertanya lagi, Barry salah jika bertanya pada Doni karena pastinya tidak tahu apa – apa. Tiba – tiba perasaan Barry tidak enak setelah mendengar perkataan Doni, Barry harus segera sampai rumah agar bisa menghubungi Amel. Keadaan rumah yang cukup sepi membuat Barry bertanya – tanya dan tidak ada perubahan sama sekali dengan keadaan rumah, asisten rumah tangga yang melihat
1067.1K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as don't mind
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status