Cinta Terlarang
Tak lama kemudian masuklah seorang wanita paruh baya ke kamar Tara.
“Apa yang terjadi dengan dirimu, Nak,” ucap wanita paruh baya bernama Andini.
Yang bisa Tara lakukan hanya mendengarkan Andini berbicara padanya. Tapi ia tidak bisa memicingkan mata barang sekejap, apalagi berbicara.
Andini adalah seorang wanita tegar yang selalu menyayangi dan selalu memberikan kata maaf, ketika Tara melakukan kesalahan apapun.
Tara sangat mengerti sekali dengan sifat dan watak mamanya yang tidak bisa marah, separah apapun ia membuat kesal hatinya.