Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Kesalahan yang Tak Terhindarkan

“Apa aku emang serendah itu ya Van. Apa tubuhku emang seperti pelacur yang merasakan kepuasan hanya saat aku diperlakukan kasar. Apa memang benar aku pantas direndahkan seperti itu. Tapi kalau iya, kenapa saat kamu yang melakukannya aku merasa takut. Aku merasa hina dan tidak pantas untuk kamu. Apa karena kamu bukan Rico membuat aku jadi takut. Atau karena aku hanya bisa melakukan hal itu dengan Rico. Apa kalau dengan orang lain aku tidak akan merasa puas atau berhasil memuaskan pasanganku nantinya?” Novan sangat hancur ketika mendengarnya. Dia tidak menyangka kalau sentuhan kecil dibagian sensitifnya membuat Ana jadi sehancur ini. “Maaf kak, tadi aku yang salah. Aku buat kakak mengingat kej
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Broken

Broken

“Pokoknya kata maaf tuh gak pernah keluar dari mulutnya. Dia maunya orang lain yang selalu minta maaf. Sekalipun dia yang slaah, gak bakalan keluar kata maaf dari mulutnya.” “Udah gitu pas kita lagi ada masalah, dia bukannya koreksi diri sendiri. Eh... malah nyalahin temannya sendiri. Kan makin bikin emosi lihat orang yang kayak gitu.” “Jadi menurut aku gak bisa disesuaikan sedikit pun, om,” ucap Yandi memberi kesimpulan, setelah menceritakan kisah cinta lamanya panjang lebar.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Urusan Terlarang

Urusan Terlarang

"Maafkan aku, aku memang begitu bodoh." "Apa yang membuatmu menjadi seperti ini, Bryce?" "Aku merasa hal yang aku lakukan terhadapmu memanglah salah besar. Sikapku yang begitu acuh kemarin, membuatku sadar bahwa tidak seharusnya kau mendapatkan hal seperti itu. Kau sampai selalu memohon kepadaku, padahal seharusnya kau tidak pantas melakukan hal seperti itu. Kemarin, aku, Renne dan juga Anna pergi berlibur ke pantai. Hari itu adalah minggu terakhir libur sekolah musim panas Renne. Dan, Mom pun mengusulkan untuk membawa Renne pergi berlibur. Tetapi, saat berada di sana tiba-tiba saja aku mengingat dirimu. Aku ingat dengan kau yang sejak dulu selalu berusaha membujukku, agar aku dapat mengesam
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Tujuh Tahun yang Salah

Tujuh Tahun yang Salah

Aku mencoba berdiri dari karpet, tapi tatapanku malah gelap dan sempoyongan saat mau berdiri. Detik berikutnya, Riki menarik keras lenganku. Dari dulu aku paling benci kalau Riki mabuk. Dia sebenarnya tidak kuat minum. Emosinya jadi tidak stabil kalau sudah mabuk. Sama seperti sekarang. Cengkeramannya membuat lenganku sakit. Kata-kata yang keluar dari mulutnya juga jauh lebih menyakitkan. "Tisya, kamu sudah dapat orang yang baru?"
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Perempuan Terlarang

Perempuan Terlarang

Danisa tak sengaja mendengar ucapan sarkasme sang ayah mengenai Dendi. Ingin sekali batinnya menyeruak dan mulutnya teriak kencang, tapi tak bisa. Danisa adalah seorang wanita yang terlalu penurut kedua orangtuanya. Tak seperti sang adik, Anyelir Putri Baskoro yang tomboy, bebas dan urakan. Danisa adalah kura-kura dalam tempurung yang selalu menyembunyikan segala sesuatu dari semua orang. Bahkan hubungannya yang telah berjalan cukup lama dengan Dendi pun, disembunyikannya dari kedua orangtuanya. Dan kini, setelah kepergian dan ketiadaan kabar sang kekasih, Danisa benar-benar kehilangan sandaran dan seakan dinding kokoh yang selama ini dibangunnya runtuh dalam sekejap. Ucapan sang ayah tentu
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Nothing's gonna change my love for you Tak ada yang mampu mengubah rasa cintaku padamu You ought to know by now how much I love you Kamu akan mengetahui betapa aku sangat mencintaimu sekarang One thing you can be sure of Satu hal yang dapat kau pastikan I'll never ask for more than your love Aku tidak akan pernah meminta yang lebih dari cintamu Nothing's gonna change my love for you Tak ada yang mampu mengubah rasa cintaku padamu You ought to know by know how much I love you Kamu akan mengetahui betapa aku sangat mencintaimu sekarang The world may change my whole life through but Dunia mungkin akan mengubah hidupku tapi Nothing's gonna change my love for you Tidak akan ada yang mampu menguba
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Pembohong yang Sempurna

Pembohong yang Sempurna

Ia membanting kemudi, menepikan mobilnya. “O, ya? Dengar baik-baik! Kamu tidak bisa menilai orang dari apa yang kamu lihat. Kamu juga tidak bisa menilai orang dari apa yang kamu dengar. Lebih lagi, kamu tidak bisa menilai orang hanya dari kata-kata orang lain. Dunia itu luas, kehidupanku juga luas, tidak bisa kalau hanya dinilai dari satu sisi. Kamu memang cerdas tapi cara berpikir kamu masih sempit! Kamu itu seperti kura-kura yang masih suka sembunyi di balik cangkang. Suka cari ketenangan. Kamu belum siap dengan dunia yang kejam.”
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Imperfect love

Imperfect love

"Apa loh bilang gue gak salah denger ya, hanya cewek buta aja yang bilang loh ganteng." Bastian geram, rasanya dia ingin mencekik leher cewek itu dengan tangannya. Cewek itu melihat Bastian dari ujung kepala hingga kaki, tanpa pikir panjang dia langsung menginjak kaki Bastian dengan kencang membuat cowok itu merintih kesakitan. Setelah membuat orang kesakitan karena tingkahnya, dia pun langsung berlari pergi meninggalkan Bastian sambil tertawa terpingkal-pingkal. "Mamam tuh pembalasan gue"
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Misunderstanding

Misunderstanding

’ Tanpa sadar, Ara menggeleng. "Jangan sampe, jangan sampe!" desis Ara pelan sembari tetap berjalan menunduk. Sesekali jemari kanan membenarkan letak kacamata tebalnya, hingga Ara pun tidak sengaja menabrak seorang laki-laki ketika mereka sama-sama hendak memasuki ruang kepala sekolah. "Ampun deh, Rara. Lo kalau jalan lihat-lihat! Mata aja ada empat, jalan selebar ini lo enggak lihat?" cicit laki-laki yang ditabrak.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai incorrigible
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status