Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Stigma

Stigma

TRIGGER WARNING BAB INI MENGANDUNG KEKERASAN SEKSUAL Salah satu hal yang Lavina benci adalah ketika seseorang merasa memiliki segalanya sehingga bersikap seolah-olah over power dan seenaknya memperlakukan orang lain dengan buruk. Mempermainkan orang lain dengan dalih mereka pantas mendapatkannya. Lavina memang pernah menjadi orang yang ‘dipermainkan’. Akan tetapi Lavina yang baru tidak akan mau dipermainkan begitu saja. Dia akan membalas siapa pun yang menyakitinya.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as intolerable
Read
+Library
Menentang Dunia

Menentang Dunia

"Kenapa?" "Tubuhnya mengalami reaksi penolakan karena kultivasi sebelumnya berbanding terbalik dengan atribut Sisik Hati Naga sebelumnya. Aku tidak bisa mengeluarkan benda itu karena jika benda itu keluar maka dia akan tewas ditempat." Sahut Tabib Liu menjelaskan kondisi Zheng Li Yan.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as intolerable
Read
+Library
HURT

HURT

“Saya harus profesional. Anda yang mengajarkan hal itu, bukan?” Sung Jae meneliti wajah Ae Ri sejenak. Laki-laki itu terlihat sangat khawatir. “Baiklah kalau memang itu keputusanmu,” katanya. Dari nada suaranya terdengar kalau ia tidak terlalu suka dengan keputusan Ae Ri. “Tapi, kalau dalam prosesnya kau merasa tidak sanggup, kau bisa bilang padaku. Karena aku tahu tidak enak rasanya berhadapan dengan orang yang kita benci.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as intolerable
Read
+Library
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

umpatnya merasakan telunjuknya merasa sesak. Bahkan Kejora merasa kesakitan saat Andromeda menusukkan telunjuknya di sana. Dengan brutal. Namun, dia mendesis hebat setelahnya. Tubuhnya semakin meliuk, menegang saat dirinya spontan menahan napasnya sendiri dan akan mengejang hebat sampai kepalanya terdongak ke belakang. Tangannya meremas sprei kasur dengan kencang. Andromeda bisa membayangkan bagaimana rapatnya wanita itu untuk keperkasaannya yang sudah menegang bukan main dan semakin terasa ngilu saat ini karena juniornya tengah berontak tak sabaran.
1053.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as intolerable
Read
+Library
TOXIC RELATIONSHIP

TOXIC RELATIONSHIP

Ucapan Shanum terputus seketika. "Mulutmu benar-benar berbahaya, Shanum! Lidahmu beracun. Pantas si Syamil tidak betah hidup denganmu. Kamu tidak ada hormatnya sama orang tua. Jika sikapmu begini, haram untuk kutolong kamu, Shanum. Mati membusuklah kamu di sini!" Napas Etek Jawinar turun naik menahan emosi. Sungguh, kata-kata tajam yang diucapkan Shanum membuat darahnya menggelegak.
9.87.2K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as intolerable
Read
+Library
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as intolerable
Read
+Library
Complicated

Complicated

Okseigen memenuhi seluruh rongga paru-paru Tara, membuat dia sesak dan jantungnya berkontraksi lebih cepat. "Berteman keramaian. Senyum dan tawa, insan manusia mensyukuri alam semesta." Farazz masih disana, bermain dengan jemari Tara yang lentik. Tatapannya begitu teduh, mampu meredamkan terik dalam batin Tara yang panas. Mampu mencegah jerit dalam perasaannya yang terluka. Tara bergeming, terhipnotis oleh suara Farazz yang merdu. "Berjalan mengitari. Kotaku, kotaku. Kotamu juga. Berpegang tangan dan tak mau kulepas
2.4K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as intolerable
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Kelopak matanya terlalu berat untuk terbuka karena lelehan air mata yang membeku. Desahan napas memburu dari lubang hidung mungil itu, secara singkat seseorang yang tadi membawanya masuk dalam mobil melepaskan kain yang membekap mulutnya. Membuat napas terhembus dari hidung dan mulut keluar secara memburu untuk menghentikan sesak di rongga dadanya karena sesak dan kedinginan. "Tolong, aku mau pulang!" Paraunya dengan suara serak bahkan sudah tak terdengar jelas lagi. Akhirnya mulutnya bisa bebas mengeluarkan suara meski tenggorokannya sangat sakit dan tercekat.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as intolerable
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Lagi, lagi Evan menghela nafas panjang, saat mendengar penolakan dari mulut Rara, istrinya. Evan keluar lagi dari kamar mandi, dan memilih duduk di tepi ranjang. Bukan penolakan yang ia pikir, Namun nada marah yang sempat ia tangkap saat Rara ujarkan penolakan tadi yang sedang ia renungkan. "Kenapa dia marah? Apakah saat berada dalam pengaruh obat perangsang dia tidak sadar apa yang telah dia lakukan?" desis Evan lirih.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as intolerable
Read
+Library
Menantu yang Tak Diinginkan

Menantu yang Tak Diinginkan

"Ukhhh ...." Sedari tadi tak henti-hentinya Marya merintih kesakitan, sekujur tubuhnya sangat amat terasa perih. Entah perasaannya saja atau bagaimana, ibu mertuanya kali ini seperti lebih kejam dari biasanya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as intolerable
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status