Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

lelaki itu menutup pintu lalu menguncinya "Tunggu, kau tidak memberiku solusi dan keadilan!" Aku berteriak, teriakanku menggemah ke seluruh sudut rumah hingga membuatku terkesiap sendiri, aku mulai sadar bahwa aku sudah melebihi batas, kemarahan menghilangkan kehormatan dan wibawaku, emosi tidak terkendali ini membuat segalanya jadi makin rumit. Aku bisa dipermalukan jika masalah ini terdengar oleh para tetangga dan mereka membahasnya.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as intolerable
Read
+Library
Menentang Dunia

Menentang Dunia

"Kenapa?" "Tubuhnya mengalami reaksi penolakan karena kultivasi sebelumnya berbanding terbalik dengan atribut Sisik Hati Naga sebelumnya. Aku tidak bisa mengeluarkan benda itu karena jika benda itu keluar maka dia akan tewas ditempat." Sahut Tabib Liu menjelaskan kondisi Zheng Li Yan.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as intolerable
Read
+Library
HURT

HURT

“Saya harus profesional. Anda yang mengajarkan hal itu, bukan?” Sung Jae meneliti wajah Ae Ri sejenak. Laki-laki itu terlihat sangat khawatir. “Baiklah kalau memang itu keputusanmu,” katanya. Dari nada suaranya terdengar kalau ia tidak terlalu suka dengan keputusan Ae Ri. “Tapi, kalau dalam prosesnya kau merasa tidak sanggup, kau bisa bilang padaku. Karena aku tahu tidak enak rasanya berhadapan dengan orang yang kita benci.”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as intolerable
Read
+Library
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

umpatnya merasakan telunjuknya merasa sesak. Bahkan Kejora merasa kesakitan saat Andromeda menusukkan telunjuknya di sana. Dengan brutal. Namun, dia mendesis hebat setelahnya. Tubuhnya semakin meliuk, menegang saat dirinya spontan menahan napasnya sendiri dan akan mengejang hebat sampai kepalanya terdongak ke belakang. Tangannya meremas sprei kasur dengan kencang. Andromeda bisa membayangkan bagaimana rapatnya wanita itu untuk keperkasaannya yang sudah menegang bukan main dan semakin terasa ngilu saat ini karena juniornya tengah berontak tak sabaran.
1053.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as intolerable
Read
+Library
TOXIC RELATIONSHIP

TOXIC RELATIONSHIP

Ucapan Shanum terputus seketika. "Mulutmu benar-benar berbahaya, Shanum! Lidahmu beracun. Pantas si Syamil tidak betah hidup denganmu. Kamu tidak ada hormatnya sama orang tua. Jika sikapmu begini, haram untuk kutolong kamu, Shanum. Mati membusuklah kamu di sini!" Napas Etek Jawinar turun naik menahan emosi. Sungguh, kata-kata tajam yang diucapkan Shanum membuat darahnya menggelegak.
9.87.1K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as intolerable
Read
+Library
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as intolerable
Read
+Library
Complicated

Complicated

Wira tampak fokus berjalan lurus menembus rindangnya pohon-pohon pinus. Satu jam setelan insident di tenda konsumsi itu. Sepertinya Farzz benar bahwa Tara sedang ada dalam masalah besar, Wira marah padanya, bahkan ketika Tara berusaha untuk memperbaiki keadaan dan menjelaskan semuanya, Wira tampak tidak mau mendengar lagi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as intolerable
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Arjuna tertawa riang, teriakan Safa seperti nyanyian indah yang menghiburnya malam ini sehingga Arjuna sengaja melepas kain penutup yang membungkam bibirnya tadi. "Dasar iblis! Tidak bermoral! Kau sama sekali tidak pantas disanjung! Dasar lelaki jahat!" Umpatan terdengar lemah dari bibir pucat itu. "Semoga tuhan menghukummu!" Arjuna yang sudah dirasuki mendorong tubuh Safa ke tembok, menyentuh ranum bibir Safa dengan bibir tipisnya. Safa merasakan bibirnya sedang bersentuhan dengan es yang sangat dingin, juga bau alkohol yang semakin tak terkendali menguar di hidungnya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as intolerable
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Lagi, lagi Evan menghela nafas panjang, saat mendengar penolakan dari mulut Rara, istrinya. Evan keluar lagi dari kamar mandi, dan memilih duduk di tepi ranjang. Bukan penolakan yang ia pikir, Namun nada marah yang sempat ia tangkap saat Rara ujarkan penolakan tadi yang sedang ia renungkan. "Kenapa dia marah? Apakah saat berada dalam pengaruh obat perangsang dia tidak sadar apa yang telah dia lakukan?" desis Evan lirih.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as intolerable
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status