Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Castle

Castle

Williams memegang tanganku. Seseorang membukakan pintu. "Ada apa, Wil?" Aku bisa mendengar suara Tom. "Entahlah, ini sangat tiba-tiba. Sebelumnya tidak seperti ini." Aku tidak bisa berkata apa pun, bibirku seperti terkunci. Kepalaku terasa sakit sekali, seperti ditusuk oleh beberapa benda tajam. Aku memegang kepala, sambil memejamkan mata karena memang ini sakit sekali. Seseorang membantuku kembali ke posisi tidur. Ingin aku berteriak, tapi aku tahan. Aku tidak bisa melakukan hal seperti itu di sini. Aku tidak bisa menahan air mataku. Aku menangis sambil menahan rasa sakit.
104.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 107 Beses bilang incroyable
Read
+Library
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

a = F / m a = 10 N / 2 kg a = 5 m/s² Aku tersentak. Jawaban itu muncul begitu saja dalam pikiranku seolah-olah aku sendiri yang menemukannya, padahal aku tahu aku tidak benar-benar menghitungnya. Aku menelan ludah, jantungku berdegup lebih cepat tanpa terkendali. Bukankah ini curang?
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang incroyable
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Saat Frans mulai menjelaskan Sultan mendengarkan dengan baik, sesekali melihat pada kertas yang tertera. "Obat ini bukan pertama kali masuk ke dalam tubuh istri Anda, sehingga menyulitkan pemulihan. Crystal Meth adalah obat-obatan yang sangat mudah menyebabkan ketergantungan, dan berdampak buruk sistem syaraf pusat." Terang Frans sambil menunjukkan kertas lain, tampak bagian syaraf Arimbi terhambat dengan tumpukan hitam. Darah Sultan mendidih, marah bukan kepalang. Dia tahu siapa pelakunya. "Jadi, apa yang harus aku lakukan?"
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 153 Beses bilang incroyable
Read
+Library
LEAK

LEAK

“Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!” Tubuh Ni Kesumasari terlihat tenang dan tak berontak lagi. Mereka bisa bernapas lega. Namun, secara tiba-tiba Ni Kesumasari berserdawa cukup keras. Wanita itu secara mengejutkan memuntahkan cairan merah kehitaman kental dari mulutnya. Sebagian muntahan mengotori sprei dan sebagian besar meluncur ke keramik ruangan.
9.916.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 601 Beses bilang incroyable
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Kaki Laura melangkah mendekat, lalu dia duduk di pinggiran pembatasnya. Matanya menatap takjub saat melihat banyak ikan yang sedang berenang di dalam sana, ikan itu pasti sangat mahal, setiap yang indah selalu bernilai fantastis, setidaknya itulah perkataan Nico dikala sedang memuji dirinya - dulu. "Melamun, Nona?"
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 229 Beses bilang incroyable
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status