MAWAR
ucap Mawar dengan suara pelan.
Fabio meraih tangan Mawar untuk di genggamnya, dia tersenyum saat perempuan itu tidak menolak sentuhannya. "Tenang saja, musim semi masih beberapa bulan lagi, kita masih mempunyai waktu menunggu sampai kakimu sembuh nanti," ucap Fabio menenangkan.
Mawar mengangguk antusias, lalu tersenyum. Dia melepas paksa tangannya yang berada di dalam genggaman Fabio, dia sungguh merasa tidak nyaman saat tangan asing menyentuhnya.