Ah! Mantap Mas Ramli
Keringat mereka melebur menjadi satu seiring gerakan yang makin brutal karena Aland sendiri juga hendak mencapai puncak.
"Aaaahhhhh!" Teriakan Vina makin kencang dan melengking, sampai-sampai kedua pelayannya yang ada di luar menjadi semakin bertanya-tanya.
"Eh, eh, Met, dengar tuh! Nyonya Vina sampai kayak gitu teriakannya! Kayak ada yang nggak beres, guwendeng! Jangan-jangan Nyonya bersama laki-laki, nggak mungkin kalau main sendiri sampai begitu teriakannya!" seru Untung yang merasa jika teriakan Vina sangat tidak wajar.