Gerimis Bulan Desember
sindirnya kemudian dengan wajah pilon.
Curahan Inu barusan menggerakkan hatiku. Benar, selama hampir 2 minggu nikah kami selalu urat tegang. Kayak nggak ada baiknya sehari aja. Selalu ada pertengkaran dan perdebatan, mulai penting hingga nggak penting.
“Itu karena pernikahan kita nggak normal!” ucapku lalu membuang muka.
“Nggak normal gimana? Kita nikah pakai penghulu, mas kawin, dan ada bulan madunya juga. Kita melepas perja …,” Inu bercerocos sendiri.