Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Adik tiriku menuduhku membuatnya alergi, jadi ketiga kakakku mengurungku di dalam ruang bawah tanah, bahkan mengunci pintu. Aku mengetuk pintu dengan kuat dan memohon para kakakku membiarkanku keluar. Kakak pertamaku selaku orang yang hebat dalam bisnis memarahiku sebelum dia pergi. "Biasanya kamu menindas Linda, aku bisa tutup sebelah mata. Tapi kamu tahu jelas kalau Linda alergi dengan seafood, kamu malah membiarnya makan, bukankah ini sama saja mencelakainya? Kamu di dalam introspeksi diri atas perbuatanmu." Kakak keduaku adalah penyanyi terkenal, sedangkan kakak ketigaku adalah pelukis genius, mereka juga mengataiku. "Orang kejam sepertimu, bisa-bisanya pura-pura nggak bersalah dan mencari alasan, kamu di dalam saja dan introspeksi diri." Selesai berbicara, mereka menggendong adik tiri yang masih gemetar ke rumah sakit dengan cepat. Aku merasa tidak ada oksigen lagi, bahkan merasa makin susah bernapas, akhirnya aku mati di dalam. Tiga hari kemudian, saat para kakakku membawa adik tiri pulang dari rumah sakit, mereka baru ingat padaku. Hanya saja, aku sudah meninggal di ruang bawah tanah karena kekurangan oksigen.
Baca
Tambahkan
Suami Memalsukan Kematian Demi Cinta Pertama

Suami Memalsukan Kematian Demi Cinta Pertama

Aku dan suamiku pergi mendaki gunung. Tak disangka, suamiku mati keracunan setelah melahap buah liar yang aku petik. Saat pulang ke rumah, aku langsung didatangi oleh sepasang ibu dan anak. Aku baru menyadari suamiku bukan hanya memberikan mereka rumah dan mobil, tetapi juga terlilit utang dalam jumlah besar. Aku bahkan mengeluarkan semua tabunganku untuk membayar mereka. Demi merawat ibu mertuaku yang sakit parah, aku mengambil tiga pekerjaan dalam satu hari. Aku bekerja dari fajar hingga senja. Bahkan, hanya berani makan nasi putih saja. Pada akhirnya, aku jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit karena kelelahan kronis. Ibu mertuaku meminta dokter untuk menghentikan pengobatanku. Di saat aku sekarat, suamiku datang mengunjungiku sambil merangkul ibu dan anak itu. Dia melemparkan uang sepuluh ribu kepadaku. "Terima kasih sudah merawat ibuku selama ini." Aku baru sadar kalau suamiku memalsukan kematiannya demi bersama cinta pertamanya dan juga anak haramnya. Saat aku membuka mata lagi, aku sudah kembali ke hari di mana aku mendaki gunung bersama suamiku.
Baca
Tambahkan
Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Hamil dengan anak majikan dan dipaksa menggugurkan janin didalam kandungannya. Amelie Anderson, seorang gadis anak pembantu yang bekerja pada keluarga kaya raya memutuskan untuk melarikan diri ke desa tempat tinggal kakek dan neneknya atas saran orang tuanya. Dalam pelariannya, Amelie berhasil mengandung dan melahirkan bayi laki-laki yang sehat dan sangat tampan, mewarisi paras rupawan sang ayah, Jonathan Hayes. Bayi tampan tersebut kemudian diberi nama Axel, yang berarti Pembawa Kedamaian. * Pikiran yang kalut membawa Jonathan pergi ke sebuah pedesaan sebagai tempat tujuannya untuk mendamaikan pikiran yang dipenuhi benang kusut. Suatu ketika, saat Jonathan singgah di sebuah kedai makan di desa tersebut, ia melihat seorang anak laki-laki berwajah mirip dengannya. Hal itu membuatnya tertarik untuk terus memperhatikan anak kecil itu dari kejauhan. "Ibu!" seruan bocah kecil itu membuat Jonathan lantas memfokuskan perhatiannya. Jantungnya seakan berhenti berdetak, saat seorang wanita yang berjalan mendekati bocah itu adalah Amelie Anderson, sosok yang selalu dia rindukan 5 tahun lamanya.
Romansa
1013.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Di meja makan, salah satu sahabat suamiku tiba-tiba berbicara dalam Bahasa Italia. “Tiga tahun lalu, demi membantu Liora mendapatkan surat damai dari Amara, kamu menikahi Amara dengan pesta yang megah. Selama ini aku melihat sendiri, Amara makin lama makin peduli padamu. Tapi kamu masih saja terus membohonginya. Jelas-jelas itu pil KB, tapi kamu bilang obat depresi. Kamu nggak takut, kalau suatu hari dia tahu kebenarannya… hatinya akan hancur?” Suamiku tersenyum pahit, wajahnya dipenuhi kerumitan. “Seorang anak yang nggak diharapkan, nggak perlu lahir ke dunia. Soal Amara… selama dia nggak mengganggu kebahagiaan Liora, aku akan menepati janjiku, melindunginya seumur hidupku.” Tak ada yang tahu, demi bisa mengikuti langkah suamiku, aku sudah menguasai Bahasa Italia sejak lama. Aku berdiri di ambang ruang tamu. Bekas ciuman masih membekas di leherku. Tanganku menggenggam obat yang katanya “obat depresi”, padahal… Tubuhku membeku. Jadi… semua rasa yang suamiku tunjukkan padaku hanyalah kebohongan semata. Yang kukira sebagai penyelamatan, rupanya hanya tipu daya yang direncanakan dengan rapi. Kalau begitu, aku memilih untuk merelakan mereka semua.
Cerita Pendek · Romansa
19.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Setelah dijadikan bank darah oleh cinta pertama suamiku, aku sakit hingga meninggal di rumah kontrakan yang disedekahkan oleh suamiku yang merupakan konglomerat. Hari ini adalah hari ketiga setelah kematianku. Putraku yang berusia enam tahun akhirnya menyadari ada yang tidak beres. Dia bermain mainan dan jarinya terluka, aku tidak menenangkannya. Dia membuka biskuit dan menyuapkan makanan ke mulutku, aku tidak menghentikannya. Dia berbaring dalam pelukanku, mencengkeram bajuku dan memanggil pelan "Mama," aku juga tidak memberi respons. Dengan panik, dia menemukan ponselku dan menelepon suamiku yang konglomerat itu. "Papa, kenapa Mama masih tidur?" Pria itu malah mengirimkan sebuah foto dirinya sedang menyantap makan malam tahun baru bersama cinta pertamanya, lalu berkata dengan dingin, "Cuma tidur, bukan mati. Hari ini malam tahun baru, aku sangat sibuk." "Katakan pada ibu kamu yang nggak tahu diri itu, kalau dia sudah mau mengakui kesalahannya, baru datang mencariku." Telepon ditutup. Anak itu tertegun lama. Dia memungut biskuit terakhir di rumah dari tempat sampah, mematahkannya menjadi dua, lalu menyuapkannya ke mulutku. "Mama, kita juga makan."
Baca
Tambahkan
Aku dan "Sahabatku"

Aku dan "Sahabatku"

Setelah sahabatku, Melinda Bosna, membuktikan bahwa pacarku yang ke-20 adalah seorang bajingan, aku akhirnya setuju untuk dijodohkan dan akhirnya menikah dengan seorang anak orang kaya, Aldi Noran. Kemudian saat menghadiri pesta seorang teman, Melinda memberikan kue yang sudah setengah dia makan ke depan Aldi sambil berkata, "Kak Aldi, kue ini terlalu manis buatku. Kakak bisa membantuku memakannya?" Setelah kuhentikan, alih-alih merasa salah, Melinda justru berkata dengan santai, "Kenapa kamu ribut-ribut begini? Aku cuma lagi mengetes sifat suamimu!" "Kita 'kan sudah bersahabat selama belasan tahun! Kamu nggak mungkin berpikir aku naksir suamimu, 'kan?" Aku yang dulu pasti percaya. Sayangnya, aku ini terlahir kembali. Aku balas mengambil kue di atas meja dan menempelkannya ke wajahnya. "Memangnya kamu siapa, hah? Sampai-sampai kamu berhak menguji sifat orang lain!" "Kamu itu cuma putri sopirku! Ngapain juga kamu sok jadi sosialita!" "Aku tahu kamu bukan cuma tertarik pada suamiku, tapi kamu juga sudah mencari cara untuk tidur dengannya!"
Baca
Tambahkan
Dendam Qarin Ibu

Dendam Qarin Ibu

Ainun Bell
Kehidupan Kamelia begitu buruk. Mendapat suami toxic dan malas, membuatnya harus bekerja keras memenuhi kebutuhan hidup. Namun cobaan itu bertambah berat saat Kamelia sakit struk dan mengakibatkan tubuhnya lumpuh. Kemalangan itu membuat seluruh kehidupan mereka ikut tumbang. Rozi yang syok dengan semua ini, tidak bisa mengendalikan diri. Dia stres dan depresi karena penopang hidupnya yaitu istrinya kolaps. Lalu suatu hari, dia meninggalkan istri dan ketiga anaknya untuk melepaskan penat dengan hobi memancing. Istri dan ketiga anaknya terkurung dalam rumah yang pekat dan gelap selama seharian. Tanpa makan, tanpa minum. Lalu satu kejadian menambah penderitaan itu semakin mengerikan. Anak keduanya yang baru berumur 4 tahun, menyalakan kompor hendak menggoreng telur karena lapar. Namun malangnya, api dari kompor itu malah menyambar kain lap yang ada di sampingnya hingga membuat rumah keluarga kecil itu terbakar. Sialnya, Kamelia beserta ketiga anaknya turut terbakar! Dalam kobaran api yang perlahan-lahan menghanguskan tubuhnya dan anak-anak itu, Kamelia bersumpah akan menuntut balas atas perlakuan suaminya!
Horor
101.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bastard CEO

Bastard CEO

Fela Hile
Menjadi yatim piatu membuat hidup Rania menderita dan dia harus membiayai hidupnya untuk berkuliah dan makan sehari-hari. Rania tidak mempunyai saudara dan dia hidup sebatangkara. Pada suatu hari Rania bertemu dengan Alden yang bisa memberinya apapun, tetapi dia harus bisa memuaskan Alden di ranjang. Melayani nafsu gilanya Alden yang selalu membuat wanita menjerit nikmat dibawahnya. Walaupun Awalnya ia tidak mau, namun akhirnya Rania menyetujuinya dengan syarat yang dibuat oleh Rania, sejak saat itu pula hidupnya langsung berubah menjadi lebih menggairahkan. Alden pria dengan pesonanya yang suka gonta ganti pasangan setiap hari untuk menghangatkan ranjangnya, hingga pada suatu hari dipertemukan dengan Rania gadis perawan yang rela melepas perawannya demi uang. Awalnya Alden jijik dan hanya ingin menikmati sekali tubuh Rania, tetapi setelah dia merenggut keprawanannya Rania , Alden menjadikan Rania budak s*ksnya dan dia menjadi tergila-gila dengan Rania. Dan membuatnya terpesona. Dan seiring berjalannya waktu tumbuhlah benih-benih cinta antara Alden dan Rania. Apakah Alden dan Rania kedepannya akan hidup bahagia atau sebaliknya.
Romansa
9.212.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Catatan Usang

Catatan Usang

“Dek, tolong catat semua hadiah yang udah aku kasih ke kamu. Bonnya ada di tasku!” “Catat lagi?” “Iyalah kita harus menghemat. Pengeluaran dan pemasukan harus ada notanya. Tidak boleh kita pakai berlebihan sehari hanya boleh 70 ribu. Tidak boleh lebih.” Tak ada sahutan dari istriku malah menatap lurus dengan pandangan kosong. Aku mendekat untuk memastikan dia mendengarnya atau tidak. “Kau dengar tidak, Dek?” Baru saja kau ingin menyentuh pundaknya. Prily sudah lebih dahulu berjalan menghindar. “Hmm,” sahutnya tak acuh. Bahkan barang-barang yang kuberikan sebagai hadiah ulang tahun pernikahan kita saja dia abaikan. Bukankah dia pernah bilang menginginkan long dress dengan berwarna merah muda dengan aksen renda. Sudahlah aku repot-repot memesannya diam-diam lewat market place online. Prily justru membiarkan gamis beserta coklat yang kupesan khusus untuknya tergeletak di meja. Ck, kenapa perempuan susah sekali dimengerti. Sungguh membuatku frustrasi saja. Lebih baik bermain game dari pada terus memikirkan hal-hal yang hanya memancing emosi. ~ Di sore hari Prily biasanya akan berdiri di atas balkon. Aku sudah hafal dengan kebiasaannya. Kamar kami mengarah ke lapangan, yang biasa dipakai anak-anak kompleks untuk bermain di pagi dan sore hari. Prily tak pernah melewatkan melihat canda tawa mereka di balik jendela, barang sekali. “Mau sampai kapan berdiri di situ,” tanyaku sembari memakai kaus lengan pendek, lalu mengeringkan kepalaku dengan handuk. Prily segera mendekat lalu tangannya begitu cekatan menggosokkan handuk itu ke kepalaku. “Padahal aku punya hair dryer loh, Mas bisa pakai kalau mau.” “Kamu saja yang pakai, aku tidak perlu lah. 10 menit juga kering.” Mampukah Prily bertahan dalam pernikahannya dengan Arjuna yang serba perhitungan? atau memilih pergi saat cinta pertamanya? Dia Akbar, pria kaya raya, yang ia kira telah lama mati, justru hadir kembali.
Rumah Tangga
1013.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
L'Ombre de mon compagnon dans mon lit

L'Ombre de mon compagnon dans mon lit

Je suis née sans louve intérieure. À l'académie, Arabella m'a fait vivre un enfer à cause de ça. Quand j'ai obtenu mon diplôme, ma louve s'est enfin éveillée, me dotant de puissants pouvoirs de guérison. J'ai cru que le cauchemar était enfin terminé. J'ai rencontré mon âme sœur, l'Alpha Tristan. Il était puissant, magnifique, et m'a promis la lune et les étoiles. Mais le jour où je suis allée annoncer à Tristan que j'étais enceinte, j'ai découvert son terrible mensonge. Ce n'était jamais Tristan dans mon lit. C'était son frère jumeau, Ronan. L'Alpha renégat qui avait abandonné la tribu des années plus tôt pour vivre parmi les humains. Ronan a utilisé un imitateur d'odeur pour se glisser dans mon lit, pour me rendre enceinte. Tout n'était qu'un complot pour m'humilier le jour le plus important. Ils voulaient se venger d'Arabella, qui avait menti et m'avait accusée de l'avoir harcelée. Ils voulaient me détruire. J'ai fait irruption dans le bureau pour les affronter. Je leur ai dit que j'allais tout révéler et exiger des excuses. Cependant, ils m'ont emprisonnée. Ils ont accompli un rituel obscur, transférant ma louve vers Arabella. Ils ont drainé ma force vitale et tué mon petit à naître. Je suis morte dans d'atroces souffrances. Puis j'ai ouvert les yeux. J'étais de retour au jour où j'avais découvert que j'étais enceinte. Je serrais mon ventre contre moi, une larme coulant sur ma joue. Ces salauds allaient payer pour ce qu'ils avaient fait.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3940414243
...
47
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status