Hantu Vila
“Ada di kampung Cilengkong. Mbah Goto namanya, dia dukun yang sakti. Kau ke sana saja, siapa tahu dia bisa bantu.”
Amprung mengangguk. Sardi dengan baik hati mau membantu Amprung. Ia memberikan bahkan uang dua ratus ribu untuk Amprung agar bisa membayar dukun itu.
Pagi itu juga, Amprung pergi ke kampung Cilengkong dengan naik ojek. Jalan menuju kampung itu rusak, berkerikil, ada banyak lubang di tengah jalan yang digenangi air hujan. Setelah sekitar dua puluh menit perjalanan, akhirnya Amprung tiba di kampung Cilengkong.