Ah, Jangan Kakak Ipar
Matanya sayu, wajahnya pucat, tubuhnya menggigil di bawah lampu redup yang nyaris padam.
Risa menahan napas, menatap bayinya yang menangis di pelukannya.
“Aku cuma minta tolong bikinin susu, Mas,” bisiknya.
“Ya udah, gendong aja. Ntar juga diem sendiri,”
Suara Bara membelah kamar sempit itu seperti cambuk. Jemarinya sibuk menggulir ponsel, seakan dunia Risa dan anak mereka hanya suara latar yang mengganggu.
Hot Chapters