Rumah Ramaria
Aku menelan ludah, berkata dengan suara serak, “Maria, kamu mau jadi pacarku?”
Maria tersenyum haru seketika, dan tiba-tiba menggoda lagi. “Kamu beneran mau pacaran sama aku?”
Aku cukup kaget awalnya, tidak menyangka bahwa Maria bisa menggodaku seperti ini. Namun tatapan dan hatiku teralihkan semuanya pada keseluruhan tubuhnya.
Tring! Ada notifikasi di ponselku.
Mampus lo! HAHAHA
Bab Populer