Aku dan Keluargaku yang Selalu Dipandang Hina
Semasa kecil kami selalu dihina, karena tidak punya orang tua dan tinggal di gubuk reyot, Mas Ibrahim lah yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Maafkan adikmu Ini Mas, aku harus buang rasa sayang ini, aku memang harus menjadi orang yang tega, karena aku takut hidup seperti dulu lagi, aku takut hidup seperti dulu, bayang-bayang kemiskinan ini selalu menghantuiku, ntah kenapa aku begitu takut hidup dalam kemiskinan.
***
Tok...
Tok...
Tok...
Ven, Ven.. buka pintunya.
" Eh , Kamu udah datang aja Mas, jadi kamu mau balikin uangnya hari ini kan?