TUKAR RANJANG
“Waalaikumussalam ... dasar anak kurang ajar! Udah berapa lama kamu nggak pulang ke rumah, hah? Mentang-mentang udah nikah dan bahagia kekepin bini cakep sampe lupa sama emak yang brojolin!”
Adam menjauhkan benda pipih dengan logo apel tergigit tersebut, lalu kembali memeriksa layar ponselnya untuk memastikan.
Kanjeng Ndoro Wiraguna.
“Emm ... pantesan,” gumamnya.
“Pantesan apaan? Dan lagi, kemarin kamu bilang sama Mama nggak akan dateng ke acara award, ternyata tiba-tiba muncul gandeng Karina. Kamu mau mati, hah?”