Jodoh Untuk Tuan Arogan
"Maafkan aku, aku tak tahu kalau bola yang ditendang temanku mengenai pot-pot ini, tuan. Aku hanya hendak mengambil bola tersebut. Tapi algojo tuan, malah memfitnahku memecahkan pot itu."
Tuan beraroma wangi itu, memandang gadis di depannya, wajah imut, celana belel sebatas lutut, terlihat sangat tak sopan berpakaian seperti itu.
"Bukankah kau putri, Pak Pardi, bukan?"
"Betul, aku anak bungsu, tukang kebun anda, tuan."
Jawaban gadis itu membuat, tuan itu mengernyitkan dahinya. Caranya bicara sungguh berani dan tegas.
Hot Chapters