Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Diusir Ibu Mertua

Setelah Diusir Ibu Mertua

Tawa kami pecah berderai-derai. Dinar terlihat bengong melihat ayahnya yang tertawa-tawa di depannya. Kami memang membeli kompor satu tungku kemarin, tapi tabungnya belum dapat. Sudah kuusulkan supaya beli sama ibu, tapi Mas Yudha nggak mau. Kebiasaan di rumah ibu apa-apa tinggal pakai, nggak mikir beli gas, apalagi masang. Ini pagi-pagi sudah panik nggak ada air, nggak kepikiran ngecek kompor juga.
1026.8K viewsCompletedAdded to Library 884 Times as kaki kompor gas
Read
+Library
Dibuang Suami Dinikahi Sultan

Dibuang Suami Dinikahi Sultan

Nona meletakkan mie instan dan gunting di dekat kompor, dia keluar dari sana sambil melirik Segara, tapi pria itu lebih dulu menahan dengan berdiri menghalangi pintu seperti saat dia hendak pergi dari hotel siang tadi. "Aku akan melakukanya, di mana tabung gas penggantinya?" Segara buru-buru keluar dari dapur, menyadari Nona tadi hendak keluar dia yakin tabung gas ada di ruang penyimpanan. Segara meminta Nona untuk menunjukkan letak tepatnya gas itu berada, setelahnya dia masuk dan mengambil satu tabung gas berukuran dua belas kilo dari sana.
9.673.9K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as kaki kompor gas
Read
+Library
KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU

KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU

Dia terpaksa mengikuti langkah suaminya. Setelah sampai rumah, Megan hanya diam saja. Ia membiarkan Danang membawa barang-barang itu ke dalam. Apalagi dia melihat kompor satu tungku dengan gas melon berwarna hijau, ia sangat muak. Bagai langit bumi dengan kompor Safira yang berwarna hitam, besar, cantik berkaca dan dilengkapi dengan tong gas berwarna pink khas orang kaya. Sama sekali Megan tak bersemangat melihat hasil belanja itu. Setelah barang masuk semua, Danang menyerahkan uang lima puluh ribu.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as kaki kompor gas
Read
+Library
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Atap kain tidak boleh terlalu tinggi, papan menu harus bisa dilepas, dan rak bawah harus punya pengunci sederhana agar bahan tidak jatuh saat jalan berguncang. Setelah itu, Leo menjelaskan kompor kayu hemat panas. Kompor itu bukan barang ajaib. Bentuknya tetap memakai bata kecil, tanah liat, dan besi sederhana, tetapi aliran udara dibuat lebih baik agar kayu tidak cepat habis dan asap tidak menyebar ke pembeli. Seno Wu terdiam lagi. “Biasanya orang hanya membuat tungku dan menaruh panci.”
108.4K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as kaki kompor gas
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status