Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Koma

Koma

Ini kan di lantai tiga. Setelah kudekati ternyata dia adalah Oja. Enggak jadi ganteng deh, tiba-tiba atmosfer ruangan ini berubah. Duh, apa ac-nya dimatikan. Astaga padahal aku juga bayar, meskipun telat, hehehe.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

"Nanti sore juga gak papa Mas, yang penting di antar dan selamat sampai tujuan," "Beres mas." Setelah menyelesaikan pembayarannya, Aku mengajak Alif ke tempat jualan peralatan dapur buat beli pemanggang roti dan juga tabung gas, regulator, selang sama kompor gas satu tungku. Di tempat penjualan itulah, aku bisa tawar menawar dengan para pedagang. "Bu, ini pemanggang rotinya berapaan?" tanyaku.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Love between Cubicles!

Love between Cubicles!

Ya, memang bisa saja aku membeli dispenser dengan teknologi paling canggih di mana kita tidak perlu menempatkan galonnya di atas, melainkan di bawah, tetapi aku terlalu sayang pada dispenser model lama itu dan belum berencana menggantinya. Begitu juga dengan kompor. Alih-alih menggunakan kompor gas biasa yang harga dan biaya isi ulang gasnya relatif terjangkau, aku malah menggunakan kompor listrik dan microwave yang harganya lebih mahal dan tentu saja membuat tagihan listrik di rumahku semakin membengkak. “Makanya, nikah. Biar ada yang ngangkatin galon dan pasangin gas.” Begitu komentar ibuku suatu kali saat beliau menginap di rumahku.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Bukan kompor gas seperti di tempat kos atau rumahnya di desa. “Kok nggak nyala, ya?” bisik gadis itu pelan. Jari telunjuknya menyentuh satu tombol, lalu tombol lain. Tidak ada reaksi. Wajahnya menegang, kening berkerut, sementara matanya menelusuri deretan simbol kecil di permukaan kaca hitam itu.
1040.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 811 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

Damara mengatakan hal itu sembari meraih tangan Arka dan mengelusnya, membuat Arka yang diperlakukan seperti itu merasa terkejut sehingga ia langsung membuka kedua matanya dan melepaskan tangannya dari tangan Damara, pun juga langsung merubah posisinya menjadi berdiri. “Iya, tidak apa-apa. Keselamatan kamu juga penting,” saut Arka dengan sangat kikuk, lalu ia terdiam sejenak karena merasa ada kejanggalan atas kalimat yang baru saja ia ucapkan, “Maaf, bukan seperti itu maksudnya, ralat. Maksud aku, ini adalah apartemen, kamu tidak tinggal sendiri di sini, jadi hal itu dapat membahayakan tetangga atau orang lain.” “Iya, aku mengerti. Sebelumnya aku biasa memakai kompor listrik, tapi tiba-tiba
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

“Pakai kompor listrik.” Bagaimana mungkin benda yang sedang dipegang Siti adalah kompor alat memasak. Benda ini persis seperti lantai keramik yang Siti injak, begitu licin dan mengilat. Dia bahkan bisa bercermin di kompor itu. Siti mengeluarkan udara dari mulutnya, “Hah ...” sampai udara mengembun dan membuat kompor mengilat jadi basah, barulah Siti menyekanya kembali dengan tangan. Dia tertawa sendiri lalu bertanya, “ini bagus ... bagaimana cara pakainya?”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Pikiranku berkeliaran pada siapa kira-kira pelakunya dan apa motifnya. "Kamu lupa matikan kompor?" tanya Bi Siti padaku, sementara suami kami sibuk menyisir seluruh bagian rumah. "Enggak, Bi. Lagipula kompor sudah kupindah ke warung. Ada kompor dan tabung gas satu lagi, tapi belum dipasang karena masih baru." Kami langsung menghampiri Mas Dasep dan Mang Komar. Mereka sudah selesai menyisir seluruh bagian rumah untuk memastikan tidak ada lagi api.
9.999.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Gelang Emas Untuk Emak

Gelang Emas Untuk Emak

Matanya menerawang jauh, mengingat kenangan tentang suaminya dulu. "Dik ini Mas belikan kompor gas, biar kamu kalau masak ga perlu pake kayu bakar lagi. Nanti ini ditaruh disini, mau ku buatkan meja buat naruh kompornya. Jadi kamu kalau masak ga perlu jongkok lagi. Sudah nggak capek-capek lagi niup-niup api biar nyala," ucap suaminya semangat. Membawa satu set kompor berserta tabung gas nya untuk memudahkan aktivitas sang istri.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Mantan, Balikan Yuk!

Mantan, Balikan Yuk!

tanya Fitri yang bingung, saat melihat Dika amat sibuk. "Udah, kamu tenang saja." Dika bergegas kembali menghampiri Tika sambil membawa kompor gas beserta tabung gas tiga kilogram. "Nih, biar kamu gak kedinginan lagi. Sini, biar aku bantu nyalain kompornya!" Dika benar-benar masuk ke kamarnya untuk menyalakan kompor. Bersambung
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Sumpah Palsu Suami Siri

Sumpah Palsu Suami Siri

Kalau itu terjadi, Kang Wirna pasti akan mengenaliku. Sek..sek..sek... Kang Wirna menurunkan tubuhnya dan berjongkok menghadap rongga persegi empat di bawah wastafel dan dataran beton tempat sebuah kompor gas berada. Kompor itu hanya satu tungku dengan slang gas menjulur ke bawah dan tersambung ke sebuah tabung gas bulat berwarna hijau.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai kaki kompor gas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status