Ditalak Di Pelaminan
Damara mengatakan hal itu sembari meraih tangan Arka dan mengelusnya, membuat Arka yang diperlakukan seperti itu merasa terkejut sehingga ia langsung membuka kedua matanya dan melepaskan tangannya dari tangan Damara, pun juga langsung merubah posisinya menjadi berdiri.
“Iya, tidak apa-apa. Keselamatan kamu juga penting,” saut Arka dengan sangat kikuk, lalu ia terdiam sejenak karena merasa ada kejanggalan atas kalimat yang baru saja ia ucapkan, “Maaf, bukan seperti itu maksudnya, ralat. Maksud aku, ini adalah apartemen, kamu tidak tinggal sendiri di sini, jadi hal itu dapat membahayakan tetangga atau orang lain.”
“Iya, aku mengerti. Sebelumnya aku biasa memakai kompor listrik, tapi tiba-tiba
Bab Populer