Hidup Kembali di Zaman Kuno
Kata-kata Raka menembus hingga ke relung hati “Seorang pemimpin yang baik adalah yang mendengar, memahami, dan belajar dari sastra. Karena dari sanalah kebijaksanaan sejati muncul. Betapa banyak pemimpin yang lalai, lupa akan nilai-nilai luhur yang tertulis dalam hikayat dan syair. Jika kerajaan hendak jaya, maka para pemimpinnya harus menjadikan sastra sebagai pedoman, bukan sekadar tontonan.”
Kata-kata Raka terdengar menyinggung, seolah menyentil Raja Mahesa Warman serta para pejabat kerajaan. Namun, alih-alih marah, mereka justru terdiam. Wajah raja tampak berpikir dalam, sedangkan para pejabat menunduk. Mereka merasa tertampar, menyadari bahwa banyak hal yang telah mereka abaikan dalam k
인기 회차