Anak Kembar Empat si Presdir Dingin
Kemudian, dia tiba-tiba mendongak dan ekspresinya seketika menjadi sangat mengerikan.
Orang berpakaian hitam menatap langit sambil bergumam dengan dingin, “Tuhan, kejutan yang kamu berikan untukku hari ini sudah terlalu banyak. Apa kamu mau merusak rencanaku? Hehehe, kamu terlalu meremehkanku. Hidupku ada di tanganku. Selain kesayanganku, nggak ada yang bisa mengendalikanku!”
Seusai berbicara, orang berpakaian hitam memejamkan mata dan membayangkan suara serta senyuman orang kesayangannya itu. Kemudian, dia menghitung dengan suara kecil, “Satu, dua, tiga!”
Bab Populer