Bakti yang Tidak Dihargai
Fokusnya masih satu, serial favoritnya.
Aku menghela napas, menghilangkan rasa kesal dalam dada. Ingin rasanya menegur, tapi terhalang rasa tak enak. Seperti ini perasaan menantu pada umumnya.
Wahai para mertua, mengertilah. Ah, sayangnya ibu tidak pernah peduli.
"Beli saja, ya, Bu. Sudah siang, Mas sayurnya juga sudah lewat," rayuku.