Terjebak Dendam dan Gairah
Matanya mulai berkaca-kaca, bukan karena sedih, tapi karena amarah yang membuncah.
“Kamu menyakitiku, Kana! Selama liburan ini, aku lihat kamu hanya menatap Riri! Kamu peduli padanya, kamu memeluknya, kamu memberikan jaketmu. Aku di sini, di sampingmu, tapi kamu seolah tidak melihatku! Aku ada, Kana, aku di sini untukmu! Tapi kamu tidak menginginkanku!” Sabrina berteriak, air matanya mulai mengalir deras di pipi. “Aku cemburu! Aku cemburu melihatmu dengannya! Aku cemburu saat melihat kamu tersenyum padanya. Beberapa kali aku berusaha mati-matian agar kamu melihatku, tapi selama disini matamu hanya tertuju padanya! Ada apa? Padahal aku melakukan segalanya untukmu!”
Bab Populer