I am The Real King
Erry begitu fokus membaca buku usang pemberian Kenio. Sehari setelah ia sampai di rumah ia langsung membacanya. Sudah tiga hari berlalu yang artinya ulang tahunnya yang ketujuh belas tinggal menunggu 4 hari lagi. Ia memang hobi membaca dari kecil, namun bacaan yang mengandung banyak drama dan romansa bukanlah seleranya, jelas. Alasan ia tertarik dengan buku itu karena menurutnya buku itu punya kesan misterius yang dapat menariknya. Benar-benar seperti buku dongeng bergenre histori. Tapi, yang membuat dia bingung, mengapa semua kejadian yang tertulis di buku itu bukanlah seperti sebuah karangan. Terasa nyata.