Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Daniel pasti akan membayar seberapa harga lawannya karena tidak menghormatinya meskipun dia seorang wanita. Sementara itu, Sekki sedang menunggu seseorang di kamar Menara Emas. Dia membuka sebotol anggur merah yang mahal dan mengisi gelasnya sambil menunggu tamunya dengan penuh semangat. Dia sudah menjelaskan kepada ayahnya secara rinci, tentang peristiwa di Zebra cross setelah dia kembali ke rumah malam itu. Dia tidak menyangka ayahnya akan mempercayainya. Namun, yang sangat mengejutkannya, Ayahnya tidak hanya mempercayainya akan tetapi juga memberi tahu dia apa yang harus dia lakukan selanjutnya. Percakapan dengan ayahnya membuat Sekki mengerti bahwa masih ada beberapa orang yang berlatih
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

kata Kirana menjelaskan. "Sehebat itu kah?" tanya Bima lagi. "Hampir tak ada yang bisa menandingi kekuatan Sepasang Gada Kembar itu. Bahkan jika ayahku bertarung dengan kepala Perguruan lain, dia tidak akan mudah di kalahkan," Bima terdiam beberapa saat. "Lalu apalagi yang berbahaya dari ayahmu?" tanya Bima. Kirana tersenyum. Kali ini senyumnya terasa aneh bagi Bima.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SUAMI YANG HILANG

KEMBALINYA SUAMI YANG HILANG

Sekuat mungkin aku menahan air mata. “Belum, Sayang. Ayah sedang bekerja, tugas ke luar kota. Ayah hanya bisa titip salam untuk Rafi, belum bisa pulang dalam waktu dekat ini. Nggak papa, ya, Sayang? Kata ayah, Rafi harus segera sehat. Harus kuat, biar nanti bisa bermain kembali dengan ayah.” Aku kembali berbohong. Saat itu, hanya kalimat-kalimat itu yang terlintas di dalam kepala. M4t!- m4t! an aku menahan rasa sedih di dalam sini. Tak sanggup menahan sesaknya dada, segera kuseret langkah menuju luar ruangan setelah anak itu kembali terlelap.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Selama ini mereka selalu bersaing jadi yang terhebat. "Makasih, Bang Ucok dukungannya, tapi bagiku Ayah tetap yang terhebat, aku turut kata ayah saja." Butet bicara juga. "Ayah bukan yang terhebat, Tet, yang terhebat mamakmu, tanpa mamak ayah tidak akan dapat anak-anak luar biasa seperti kalian," kata Bang Parlin. "Pak, luar biasa itu bukan pujian," potong Torkis.
9.8582.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.9K kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Home

Home

trigger warning: suicidal ideation *** "A child that's being abused by its parents doesn't stop loving its parents, it stop loving itself." -Shahida Arabi. *** [17.25 Ayah: Kembali kemari. Jgn lemah. Jadi lelaki jgn lembek. Ayah: Paling kamu dulu cuma diajak mainan. Ayah: Tdk usah berlebihan hanya krn ada kata kamu dilecehkan]
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Pewaris

Kembalinya sang Pewaris

ujar Andi dengan napas memburu. "Tidak ada." Andi berujar, "Apa kau tidak bisa bersikap dengan benar sekali saja? Mau sampai kapan kau akan bertindak seenaknya dan mempermalukan ayahmu seperti ini?" "Bersikap benar bagaimana, Ayah?" tanya Glenn dengan begitu santainya. "Bersikap layaknya pria terhormat, Glenn." Glenn mengangkat alisnya, "Oh, seperti apa itu? Tidak mungkin seperti Ayah kan?"
1057.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
KEMBALI PULANG

KEMBALI PULANG

"Sebenarnya Mama adalah orang yang paling menderita, tapi kamu adalah kekuatan dan harapannya setiap kali dia merasa ingin menyerah." lanjut ayahnya mengalihkan pandangannya ke gelas yang terletak di hadapannya. Lisa tahu ayahnya sedang berusaha membela nama baik ibunya di hadapan Lisa. Tapi Lisa tidak tertarik untuk mengubah sudut pandangnya. Bagi Lisa ibunya adalah orang yang paling munafik.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pangeran

Kembalinya Sang Pangeran

ujar Dalfon sambil mengulurkan tangan ke arah Vinka. "Ini bukanlah masalah yang besar. Ingat kamu sudah menjadi bagian dari keluarga ini mulai sekarang. Kamu bisa mengandalkan Tante saat kamu kesusahan. Jangan ragu untuk menggunakan kekuasaan yang kamu miliki. Tante harap dengan begini mendiang ayah kamu akan senang," jawab Vinka sambil menerima uluran tangan Dalfon. Secara lembut, Dalfon mulai menarik tangan Vinka. Membantu Vinka berdiri dari posisi jongkoknya.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH

BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH

BUNDA PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH 32. ** PoV Raisa Kulihat putraku yang tidak terlalu bersemangat menerima surat dari Mas Emran. Ketika kuberikan kepadanya dia mengambilnya juga dengan malas. "Rayhan. Tante tahu kamu masih marah sama Ayah. Tapi bagaimanapun dia tetap ayahmu. Maafkanlah dia karena Tante melihat dia juga menyesali perbuatannya."
632.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
Suamiku Sahabat Ayahku

Suamiku Sahabat Ayahku

kata William dengan wajah yang dibuat buat seolah sedang marah. "Kau bukannya ngak punya Anak, aku bahkan tidak tahu sudah berapa banyak calon Anakmu yang berakhir di tong sampah oleh Bapak tidak bertanggung jawab kayak Lu! Kasian tahum, pasti dia jerit jerit tuh Panggil Papa! Papa!" kata Dennis mengejek kebiasaan sang Sahabat yang menganut sex bebas. "Kadal Lu! Ngomong kok suka bener! Horor tahu! Udah ya Bebeb gue manggil!" kata William dan berlalu meninggalkan Dennis sendirian di ruangan itu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kembalinya sang ayah hebat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status