Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Konglomerat Terpikat Tukang Donat

Konglomerat Terpikat Tukang Donat

Mobil berhenti di depan warung sederhana dengan papan kayu bertuliskan "Warung Nasi Mak Ijah" Aroma nasi uduk dan gorengan menyambut mereka begitu turun dari mobil. Beberapa pelanggan duduk di bangku kayu panjang, menikmati sarapan pagi. “Assalamualaikum, Mak,” sapa Rizal begitu masuk warung. Seorang wanita tua dengan kerudung lusuh menoleh. Senyumnya melebar. “Rijal! Tumben pagi-pagi pulang."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Dia coba menengok sekitar rumah, Haris mengamati sekeliling, dia takut kalau tiba-tiba ada penyergapan. Matanya melirik aneh ke arah warung yang ada di depan rumah. Sebab ada satu orang yang tengah asik ngobrol dengan. Lirikan mata sang pemilik warung sangat membuat Haris curiga. Dia bahkan menatapnya sinis ketika melihat hari berada di luar pintu. Haris pun merasakan keanehan itu, dia langsung masuk ke dalam, lalu mengepalkan tangannya sambil mondar-mandir di dalam rumah yang sudah banyak kotorannya itu.
1085.8K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
BAYANGAN DI BALIK WARISAN

BAYANGAN DI BALIK WARISAN

Sementara itu, seorang pemilik warung tua meletakkan secangkir kopi panas di atas meja, lalu duduk dan menatap langit kelabu. “Dulu,” gumamnya pelan, “sebelum api besar... kota ini pernah terang.” Saat dia mengucapkan kata terakhir, lonceng kecil di pintu warung berdenting tanpa ada yang menyentuhnya. Angin tidak bertiup. Tapi kursi di sudut ruangan bergeser, seolah ada yang baru saja duduk di sana. Tapi tidak ada siapa-siapa. Hanya bayangan... dan bau debu lama yang mulai bangkit dari lantai.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
Pulau Misteri

Pulau Misteri

Pagi tiba di Pulau Misteri dengan langit yang cerah dan semilir angin sepoi-sepoi. Sarah, Oliver, dan Rebecca bangun dari tidur malam yang nyenyak di rumah tetamu Elder Gregor. Namun, kekhawatiran mereka tentang keberadaan sesuatu di hutan masih belum hilang sepenuhnya. "Sudahkah kalian berpikir tentang apa yang kita temui semalam?" tanya Sarah sambil mengaduk secangkir teh hangat.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
Misteri Desa Purnama

Misteri Desa Purnama

Setelah melewati pertigaan, aku menemukan sebuah warung yang cukup ramai dengan orang- orang yang sedang mengobrol di malam hari dengan segelas kopi dan rokok di tangannya. "Bu, ada lilin?" "Ada, mau berapa?" "Dua saja." Aku merogoh saku celana belakang untuk mengambil dompet yang berisi uang recehan yang kubawa. "Gus, belakangan ini kau merasa ada yang aneh tidak?" ucap seorang lelaki berusia sekitar 40 tahunan yang kebetulan berada di warung ini juga. "Kata istriku, dia mendengar ada yang melihat arwah Kardun bergentayangan lagi di desa kita ini."
106.2K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
Pengawal Misterius Nona Pewaris

Pengawal Misterius Nona Pewaris

Kakinya bergerak mundur sedikit. “Kalau begitu, saya harap Anda tidak keberatan jika saya mengambil foto Anda. Ini akan menjadi liputan eksklusif.” Blitz kembali menyala. Merasa silau, pria misterius itu menutupi wajah dengan sebelah lengan. Selang satu dengusan, ia akhirnya mundur dan berbalik pergi. “Tuan? Anda mau ke mana? Wawancara kita belum selesai. Saya bahkan belum memulai. Saya punya banyak pertanyaan untuk Anda. Tuan?”
107.3K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

Aku ingin tahu dimana benang merah antara kepemilikan tanah eyangku, warung yang dialihnamakan kepadaku dan juga sikap eyangku yang sangat misterius terkait keberadaan eyang kakungku. “Mas dulu kita punya kenangan yang indah di warung ini. Sekarang justru jadi milik kita.” Mas Gavrielle tak menggubrisku. Ia menyetir dengan kecepatan sedang sampai akhirnya kami sampai di rumah. Lampu depan ruang tamu terlihat masih menyala. Mas Gavrielle membuka pintu untukku lalu kami turun bersamaan.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
Suami Misteriusku

Suami Misteriusku

tanya Tante Ella. “Gado-gado dong, Tan. Gado-gado bikinan Tante Ella ini, beuh … mantap. Aku sampai ketagihan mau memakannya lagi!” sahutku. Tante Ella menggeleng pelan sambil tersenyum. “Kamu ini bisa saja buat Tante senang. Ya sudah, tunggu sebentar, ya!” Tante Ella pun memasuki warungnya yang berada di depan rumah. Sementara aku dan Neni menunggu di ruang tamu.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
Misteri Hilangnya Sahabatku

Misteri Hilangnya Sahabatku

Matanya hanya satu, siapa pun yang melihatnya pasti akan mengira dia itu monster. Salwa masih tetap dengan tatapan kosongnya, entah di mana jiwanya sekarang. Kupererat pegangan seraya bersiap untuk melarikan diri. Sesampai di depan warung, kucoba mengatur napas lalu bersikap normal agar tidak ada yang curiga. Masalahnya, ada beberapa warga yang menongkrong dan ada juga yang sekedar berteduh karena hujan masih deras.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as misteri warung depan rumah part 10
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status