Sang Dukun Seruling Dan Muridnya
Fokus Sekar salah sasaran, bukanya dia perduli kenapa ada makhluk gaib yang mengutuknya sial, Sekar malah lebih perduli tentang teori hantu bola.
Paman itu menadang awan yang tidak ada, raut wajahnya mulai menampakkan jejak nostalgia, dia mulai berjalan-jalan mengelilingi rumah Sekar, dilihat dari gerak geriknya ini seperti orang udik yang baru pertama kali ke kota, penuh rasa ingin tau dan konyol, "Critanya panjang... Aku bisa menceritakan ini sampai dua hari tiga malam."
"Berhenti!" Lekir bergerak cepat, mengambil pedangnya, kemudian menebasnya miring dua kali, satu tebasan vertikal, dan satunya lagi tebasan horizontal.
Bab Populer