Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menyelamatkanmu (Sebelum Kelahiran)

Menyelamatkanmu (Sebelum Kelahiran)

Catatan : MAMA adalah sebuah perwujudan dari seorang ibu(Dewi) atas cinta dan kasih yang telah menciptakan sekaligus membesarkan anak-anaknya kedalam kehidupan ini. Mereka mempercayai jika MAMA adalah perwujudan dari seorang Dewi(ibu segala ibu) yang akan mendengarkan keluh kesah mereka atas masalah yang tengah dihadapi. ................................................................... Setelah membersihkan diri dan menyiapkan sarapan segera Sira melangkahkan kedua kakinya menuju kamar Mario, pintu kayu yang bertulisan DANGER dengan gambar tengkorak diatasnya yang sengaja ia tempelkan diluar pintu supaya mereka yang melihatnya segera menjauh dari area pribadinya.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Istri Pilihan

Aku (Bukan) Istri Pilihan

kata Papa berjalan menuju kamar. “Indri juga mandi, sana! Minta buatkan air hangat pada Bik War, ya! Biar gak masuk angin!” titah Mama mengikuti Papa. “Iya, Ma.” Baru saja aku hendak melangkah ke kamarku, Mas Bara sudah datang dengan menarik koper milik Papa. Gegas aku berjalan, namun didahului olehnya. “Oh, ya, tadi Ara cerita di mobil. Katanya kamu nyuruh Mama meminta hp Haga, iya?” tanyanya saat melewatiku.
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 989 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
QUEEN: I LOVE YOU PAPA

QUEEN: I LOVE YOU PAPA

Kamar berpintu jati dengan ukiran khas jepara terlihat tertutup rapat. Varo membuka pintu itu perlahan nyaris tidak menimbulkan suara. Ia melihat wanita yang ia sayangi, tengah bersandar pada ranjang. Wanita yang masih terlihat cantik diusianya itu masih mengenakan mukena putih, sepertinya mamanya itu belum melepas mukenanya sejak subuh tadi. “Assalamualaikum, Mama.” Ucap Varo sambil menutup pintu.
1050.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Dengan Kakak Ipar

Malam Pertama Dengan Kakak Ipar

tutur Aurel yang membuat sang Mama menghela napas. "Ya udah, kalau gitu sekarang kamu di sini terserah mau ngelakuin apa aja. Mama pamit dulu mau beli kopi di warung, stoknya di rumah habis," celetuk sang Mama yang dibalas anggukan Aurel dan wanita yang melahirkannya langsung pergi. "Huh, aku ngapain ya," gumam Aurel ia sangat bosan, bangkit dari rebahannya lalu turun ranjang.
9.5374.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.6K kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

Secepatnya Emilio mengeluarkan air mineral dari tas ranselnya. Batuknya Yeona membuat lupa Emilio akan pertanyaannya. Emilio fokus dengan redanya batuk sang Mama karna dia tidak mau kehilangan, Mamanya setelah kehilangan, Papa. “Ma, pertanyaan itu jangan, Mama pikirkan, ya. Biar Em tidak punya, Papa, ‘kan masih ada Om Haneul,” ucap Emilio. Yeona melihatnya dengan kening mengerut, dia tersenyum manis pada putranya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Duda Pilihan Mama

Duda Pilihan Mama

sapa Galang begitu dirinya sampai di ruang makan. “Selamat pagi menantuku yang ganteng rupawan se-Indonesia raya Nusantara alam semesta.” Mama membalas sapaan Galang dengan senyum menggoda. Membuat Papa yang duduk di sampingnya memelototkan matanya. Galang tersenyum mendengar sang mama mertua memujinya. “Lebay!” sahut Andara yang tiba-tiba sudah berada di ruang makan.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Toga Pengorbanan Mama

Toga Pengorbanan Mama

Gimana kalau kalian "Udah mulai besok mama yang ngarit!! . Kalian di rumah beresin rumah sama ngider keripik ketempat langganan mama saja . Tiba- tiba hujan deras melanda daerah kami sore itu padahal dimasa kemarau , mama belum pulang dari mengarit , Mungkin sedang mencari rumput di sekitar sawit dan mengambil jamur yang biasa tumbuh saat hujan.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Pacar Pura-Pura

Pacar Pura-Pura

ucap Kak Indri yang ternyata dia juga mau ikut makan Setelah itu Rama meminggirkan mobil yang dia bawa dan setelah itu mereka bertiga keluar dari mobil dan berjalan ke warung tersebut, warung kopi yang jualan mie dan minuman hangat dan dingin itu berada di jalan turun dari tempat Marcella karena tempat Marcella berada di atas gunung, dan sekarang mereka berada di tengah-tengah dan mereka masih bisa melihat pemandangan di bawah yang indah pada malam hari, Setelah itu mereka duduk di bangku yang menghadap pemandangan tersebut, lalu setelah itu mereka bertiga di hampiri oleh penjaga warung tersebut. “Mau pesan apa Mas, Mba ?” tanya Penjaga warung tersebut menggunakan bahasa sunda karena mereka
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

kata Ardana “Nggak papa, Pak. Lagipula kami tidak menunggu kalian begitu lama.” Cukup lama kedua keluarga tersebut saling diam sampai akhirnya Riza membuka suara terlebih dulu. “Boleh dibicarakan sekarang, Pak?” Ardana mengangguk sembari tersenyum tipis. “Silahkan, Pak!” “Justin!” panggil Riza “Kenapa, Pa?”
932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
TERJERAT CINTA BOS DUDA

TERJERAT CINTA BOS DUDA

pamitku. Aku dan pak Yogi kembali ke pasar untuk mengambil belanjaan untuk isi warung mama, cukup banyak barang yang aku beli. Aku berharap ini cukup untuk satu bulan, agar mama tidak bingung saat isi warungnya mulai habis. "Banyak banget, buat apa beli kayak ginian? Kalian mau buka warung? Emang di sana nggak ada agen yang jual?" Mama memberondong kami dengan benyak pertanyaan.
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 588 kali sebagai warung mama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status