LOGINRimba terjebak di dunia misterius dalam jeda hidup dan matinya setelah ia mengalami kecelakaan mengerikan. Disana ia bertemu dengan seorang laki-laki bernama Howl yang juga bernasib sama denganya. Mereka harus berjuang mempertahankan hidup dengan menemukan sebuah kunci. Dari Howl ia mengetahui bisa berada disini karena gelang pemberian cinta pertamanya, Oja.
View MoreSiang menjemput sore menampakan goresan-goresan indah dilangit yang kian gelap, hembusan angin lembut menyentuh kulitku, kurasakan hawa hangat yang membuatku nyaman, tentram. Secangkir kopi mungkin pas untuk menemani sore ini.Hari itu seperti biasanya kulihat seorang perempuan berambut sebahu lengkap dengan gaun putih selutut lengan panjang memandang kosong ke hamparan ilalang liar yang kian memanjang dengan liarnya.Dan seperti biasa juga aku menemaninya duduk di bangku kayu panjang tua tanpa sandaran, megajaknya ngobrol, mendengarkan ceritanya, menepuk punggungnya ketika tatapanya kosong, dan entahlah.Aku meringis samar ketika terdengar bunyi 'kriett' setiap kali kujatuhkan pantatku di bangku tua itu. Sebenarnya sudah beberapa kali aku menawarkan diri megganti bangku itu dengan yang baru, tapi gadis itu pasti akan menatapku tajam kemudian berkata dengan lembut 'kau tak mengerti nilai sejarah ya?'Tanga
RIMBA"Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!""Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik.""Ganti di bab ini! Sekarang juga!""gimana sih, katanya di bab selanjutnya?""ya, itu tadi. Sekarang udah beda.""cepetannnn!!!""iya, iya. Berisik!"Maaf, Dia emang gitu.Padahal gue belum ada ide. Yaudah deh asal uploud aja, yang penting bisa buat nyumpelin mulut SIRimba.Maaf, yaaaa(╥_╥).Taraaaaa ini diaaaaa........Kupersembahkan kepada kaliannnn.....................GERIMISGerimis ing latar omahNelesi lemah ga
RIMBAAngin sepoi-sepoi menerbangkan helaian rambutku. Hari ini tidak ada yang spesial, aku juga tidak pergi ke ruang lukis, karena masih kesal dengan kejadian tempo hari. Aish, si Oja tunggu pembalasanku. Tunggu aku ini bicara, tentu hari ini aku tidak kesana karena hari ini Minggu.Entah mengapa aku benci semua tentangnya, mukanya yang selalu dipuja-puja buatku muak, senyumnya, iuhhh. Ketawanya, rasanya inginku bunuh dengan tanganku.Aku tidak ingin bertemu dengannya.Lebih baik seperti ini duduk sendiri dibangku taman yang luas, ditemani buku novel klasik, dengan alunan musik ghost by skinnyfabs lewat earphone.Ah, aku suka ketenangan ini."Hello, my best!"Sebuah tepukan keras memecah ketenangan ini, ya siapa lagi kalau bukan Gina, sahabatku.Aku hanya meliriknya sekilas kemudian kembali ke nove
SEROJAHari-hari dikelas berjalan seperti biasanya, membosankan. Aku punya banyak teman tapi hanya sebatas nama. Mereka pikir bisa membodohiku dengan menyuruhku mengerjakan pr mereka.Aku melakukan itu hanya karena aku bosan, tidak tahu apa yang harus dilakukan."Oja, kantin yuk."seorang gadis berambut panjang dan tinggi berdiri di sebelahku dengan muka ceria seperti biasa. Dia bernama michel salah satu murid VIP."Yuk." jawabku sambil berdiri dan berjalan bersisihan denganya. Tentunya juga bersama teman-teman yang lain.Aku seperti biasa berpapasan dengan Rimba dan seperti biasa pula kami saling tak sapa, seolah tak pernah bertemu.Tapi berpapasan dengan dia kali ini membuatku mengingat suasana ruang lukis yang begitu tenang.Aku ingin kesana lagi.Dikantin aku tidak perlu berebut bangku sepe






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews