Kembang Desa
“Maaf kalau aku belum menjadi istri yang sempurna untukmu, Mas.”
“Bagiku, kamu istri yang sempurna. Kamu sudah membuat hidupku lebih berwarna. Dan kamu sudah memberi aku dua anak yang lucu dan menggemaskan. Terima kasih sudah bersedia menjadi istriku, sudah bersedia menemani aku menjalani seluk beluk kehidupan. Terima kasih juga, kamu sudah sabar mendampingi aku yang kadang masih suka emosi. Dan maaf juga aku sudah memetik bunga anggrek itu untuk aku serahkan padamu pagi ini,” ucap Ario yang seketika membuat Lasmini mengalihkan tatapannya ke arah bunga anggrek yang ada di tangannya.