Engkau Talak, Aku Tak Menolak
Namira Pistri menangis karena perkataan suamidinda kirana dan suamiistri lelah dengan sikap suamiperasaan suami ketika istri minta cerai
dengan suara penuh penekanan, Diah bicara dengan tegas.
“Kita rujuk, tidak ada perceraian,” Dion tidak kalah ngotot.
Diah menaikkan sebelah alisnya. Meragukan perkataan laki-laki tersebut.
“Aku menolak,” sergah perempuan berkulit putih itu.
“Kita masih dalam masa iddah, jadi aku berhak rujuk denganmu,” Dion masih ngotot.
“Kemarin kamu sudah meninggalkan rumah,” Diah menjawab santai.