Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Abysswalker: Darah Membara

Abysswalker: Darah Membara

"Cepat gunakan sekarang." Seorang pria di sisi kiri merogoh tas di punggungnya dan mengeluarkan teropong dengan bingkai yang lebih tebal dari teropong biasa. Dia menempelkannya ke mata dan mulai menyapu area di sekitar mereka perlahan. "Ada satu titik, jauh ke kiri, ketinggian sekitar delapan meter." Jason mengangguk. "Kepung. Dua kelompok dari arah berlawanan, sisanya tahan posisi."
10513 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
Istri Palsu Sang Jenderal Perang

Istri Palsu Sang Jenderal Perang

“Lindungi sisi barat—mereka memancing kita ke tengah!” Kael langsung bereaksi. “Rhevan!” “Aku di sini!” Rhevan melompat dari satu bentrokan ke bentrokan lain, darah menodai lengannya. Namun langkahnya tidak goyah. “Ambil sisi kiri. Jangan biarkan mereka memecah barisan!” “Dimengerti!”
101.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 45 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

"Untuk gerakan yang pertama, berdirilah dengan tegap dan juga kaki yang merapat. Tarik napas dengan keras melalui hidung, dan tahanlah di dalam dada. Bersamaan dengan itu, letakkan tangan kiri di depan dada, dengan ujung-ujung jarinya yang menghadap ke atas, kemudian tangan kanan dirapatkan dan ditempelkan rapat-rapat di samping atau sisi pinggang .
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

Dia tak sadar bibirnya terbuka lebar, seiring jantungnya yang terasa berontak keluar rongga dada. “OH, TIDAK!” Tak disangka, Frederik akhirnya menemukan titik kelemahan Loey. Leher. Frederik menancapkan kuku-kukunya lagi, lalu memelintir kepalanya penuh kekuatan. Pelipis Loey terbentur keras ke aspal lebih dulu.
9.74.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 154 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Ternyata ada satu momen kecil yang selama ini ia lupakan. Seorang pria di atas motor yang menoleh ke belakang. Menoleh dengan cara yang sama dengan hari itu. Sudut leher yang sama. Sorot mata yang sama. Dan tangan kiri yang terangkat—melambai singkat. Seakan sedang memberi kode pada tim mereka di jalanan. Napas Satria turun. Ia nyaris tak sanggup menarik napas. Jantungnya teramat keras memukul dadanya.
10260.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 7.8K Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Ipakita ang mga Review (120)
Read
+Library
BIAN_Bella
novel ini memang berkualiti tinggi. Saya sanggup berjaga sampai lewat malam kerana terlalu asyik membaca. Gaya bahasanya indah, kemas, dan mudah difahami. Membuatkan setiap bab mengalir lancar. Jalan ceritanya jg berbeza daripada kebanyakan novel lain kerana tidak bergantung pada unsur dewasa sahaja
Sulistianah cuplis
wes lah...kalo novel kak njus gk ada yg gagal. rating 10 semua. keren semua. semua ceritanya gk ada yg lebay, relevan dgn kehidupan dan masalah-masalah yg sering terjadi, tp dikemas dengan penulisan yg luar biasa. makasih ya kak nyusul namaku pernah jadi pemeran figuran di salah satu novel nya ......
Basahin ang Lahat ng Review
Between Revenge and Love

Between Revenge and Love

Sela jemari yang berada di antara jempol dan telunjuk lelaki itu ditekannya kuat-kuat sehingga lelaki itu pun tak kuat memegang. Liam membuang belati itu tepat di sebelah Andini. Ia menyilangkan langkah, menendang kaki lelaki itu hingga lelaki itu kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Seketika itu juga ia menekan dada lawan dengan kedua tangannya, memindahkan posisinya ke samping, memegang tangan lelaki itu dan memasukkan kaki kanannya ke atas leher lelaki tersebut. Dengan sekuat tenaga, Liam mempertahankan posisinya meski ia harus menahan nyeri yang makin menjadi pada tubuhnya dan darah yang terus mengalir dari tangannya.
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 249 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

ledekku pada Boy. "Iya nih, si Nina mah parah, dari tadi gue nggak disuguhin minum. udah haus nih padahal, tenggorokan juga udah kering," jawabnya sambil memegang tenggorokannya. "Hehehe. maaf deh. Aku kelupaan nih soalnya," lalu kami semua tertawa.
3.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 134 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
Bertahan Di Sampingmu

Bertahan Di Sampingmu

Princes berjengit terkejut kemudian memberikan tatapan was-was. Sean membaringkan badannya dengan posisi miring, mendorong tubuh Princes agar membelakanginya. Satu tangan pria itu menyelusup ke bawah leher Princes sementara tangan yang satu melingkar di tubuh sang Princes. Jantung Princes berdetak kencang, napasnya pendek-pendek dengan kelopak mata yang mengerjap sering. Princes sedang gugup.
1014.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 293 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

Jari-jarinya bergerak dalam gerakan melingkar kecil, meratakan cairan itu dengan sangat hati-hati. Ia kemudian mengambil sedikit lagi dan mengoleskannya ke leher sebelah kiri. Matanya fokus pada cermin, memastikan setiap sudut tertutup sempurna. Sesekali ia memiringkan leher ke kanan dan kiri, memeriksa dari berbagai sudut pandang untuk memastikan tidak ada jejak yang tertinggal.
1033.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 967 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
Ace Tribes

Ace Tribes

tanyaku, menaikkan satu alis dengan ekspresi menantang. “Mau, dong.” Leger tersenyum semringah meski kentara sedang menahan sakit. Belum sempat aku menjajalnya satu pukulan lagi, Leger sudah lebih dulu pergi terbirit-birit bagaikan menahan air kecil. Hah … bocah!
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 139 Beses bilang leher tegang sebelah kiri
Read
+Library
PREV
1234568
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status