Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

ucap Damar sambil mencoba menarik ikatan emosional mereka di masa lalu. Mela tertawa getir tanpa ada kebahagiaan sama sekali. Matanya menyala penuh api pengkhianatan yang sudah lama ia pendam. Semua sandiwara Damar tentang sushi dan kepedulian itu hanya memicu memori kelamnya.
853 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri Kumal

Pembalasan Istri Kumal

" Satria diam, dia berdiri dan mengikuti Sri dari belakang. Berat rasanya, membiarkan wanita yang sangat ingin dia temui itu pergi. Dia takut tak akan pernah bisa bertemu lagi. Takut Sri akan jauh dari nya lagi. Dan takut dia akan sulit menemukannya lagi. Setelah berpamitan dengan pengurus panti, Sri berjalan ke halaman menuju mobilnya. "Sudah sukses rupanya kamu Sri?" Satria masih berdiri di belakang. Memperhatikan mobil sport yang di tunggangi sahabat kecilnya, itu bukanlah mobil yang biasa. "Ini ? ini hanya hadiah Sat." Sri masih mencoba merendah namun justeru membuat Satria tersenyum sinis.
8.9278.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
Berebut Pantas

Berebut Pantas

tegur Varen. Satria tertawa ringan. Dia langsung memahami apa yang Varen maksudkan. “Oke-oke. Varen Sayang, bisa minta tolong terus hubungi Dio sampai teleponnya diterima, nggak?” pinta Satria dengan lagak cucok meong. Varen langsung bergidik ngeri, lantas mempercepat langkahnya menuju motor dan hendak pergi. “Sayaaaang! Jangan pergi, Sayang!” seru Satria sembari terus membuat-buat panggilan Sayang.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Istrimu Lagi

Aku Bukan Istrimu Lagi

oceh Satria yang kini berusia genap 3 tahun, ia berjalan sambil menggandeng tangan ibunya. "Hmm, oke ayo kita beli di warung sana, kamu mau eskrim rasa apa, Nak?" tanya Tiara riang "Coklat, stawbeli." jawab Satria. "Eh...satu saja jangan rakus." Tiara terkekeh Lama berjalan, langkah kaki terhenti.... "Satria... Satria...." suara seorang pria memanggil dari kejauhan.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Lembu Sora wajahnya tampak sedih, sambil menghela nafas getun dia berkata “Biru, sebagai seorang Ksatria sejati, menerima hukuman buang jauh lebih menyakitkan daripada menerima hukuman mati. Coba seandainya kau berada di pihakku, setelah kau memberikan segalanya untuk Majapahit, kemudian Sang Nata membuangmu seperti sampah di rawa-rawa terpencil dan membiarkanmu membusuk di sana, apa tidak ngenes?”
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 790 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
Di Atas Ranjang Om Rudy

Di Atas Ranjang Om Rudy

Satria mengambil kotak rokoknya dan menimpuk kepala Reno hingga membuat Reno semakin tertawa. “Lena, aku pulang yaa, ini party terakhir aku, makasih atas undangannya.” Satria berjalan meraih celana panjangnya dan baju kaosnya, dia baru ingat jika kemeja yang dipakainya terbawa ke rumah Myla. “Sat, kamu mau nikah?” tanya Milena yang heran melihat tingkah Satria yang aneh. “Iya aku mau nikah, bentar lagi.”
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
Tembus Pandang Menjadikanku Kaya Raya

Tembus Pandang Menjadikanku Kaya Raya

Kemampuan Tembus Pandang! Satria menyadari, liontin giok naga tadi telah menyatu ke dalam dadanya—meninggalkan tato naga hijau samar dan memberikan dirinya mata dewa "Netra Kawaskithan". Saat Satria masih terpaku dengan kekuatannya, suara langkah kaki terdengar dari arah depan toko. Suara sepatu hak tinggi yang anggun, diikuti langkah berat pria paruh baya.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Yang Diinginkan Tuan Muda

Bukan Istri Yang Diinginkan Tuan Muda

Maka, kehadiran Dito tetap dihargai. Satria dan kawan-kawannya melakukan iring-iringan hingga hampir menyentuh perbatasan kota. Mereka memilih diam di suatu tempat wisata di perbukitan, mereka merokok dan bermain gitar di sana, lalu ada beberapa orang yang meminum minuman keras, tetapi kali ini Satria tidak melakukannya karena besok dia harus kembali ke kampus. Dia tidak boleh telat apalagi membolos agar tetap menjadi mahasiswa di sana.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

Katon sengaja berhenti di balik dinding dapur dan menguping candaan orang tua yang sangat ia rindukan. “Katon sudah jauh. Kalau bauku, gimana? Kamu suka gak, Rin?” Desak Satria. Katon bisa membayangkan, papanya pasti memaksa Arini menjawab dengan cara memeluknya. Satria yang tinggi besar memang suka memeluk Arini yang mungil. “Sukalah ...” Jawaban Arini membuat Katon tidak bisa menahan senyum. “I love You, Rin ....” Sahutan Satria makin membuat Katon tertawa tanpa suara dan sekali lagi menggelengkan kepala. Satria 65 tahun masih ahli menggombal.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Kata Satria. Diana mengangguk. Dia memindai kamar mantan pacarnya tersebut. Kamar Satria terlihat rapi seperti biasa. Dengan ornamen tua khas anak sejarah dan buku-buku tebal, Diana sedikit lega karena Satria masih merupakan orang yang sama. “Kamu kenapa sampai kaya gitu?” Tanya Satria. Diana masih memindai kamar Satria. Matanya kemudian tertuju kepada satu bungkus rokok Sampoerna Mild yang sudah terbuka kardusnya. “Kamu merokok lagi?”
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai satria kodok kenangan lama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status