TERJERUMUS TEMAN KOS
“Mungkinkan yang dia maksud itu Pelacur?”
“Eh .... Iy–iya nggak papa kok, Buk. Ini–ini juga udah selesai kok,” jawab Layla setelah membuyarkan lamunannya sendiri. Refleks seketika mengambil dua bungkus kerupuk memasukkannya cepat ke dalam kantong keresek merahnya. “Jadi gini pas ya, Bang. Mari Ibu-ibu semuanya, em ... saya duluan,” psmit Layla terbutu-buru dan canggung. Posisinya serba gamang, sebal tapi ia harus hormat sama mereka penduduk asli di Kota ini.