Lima Tahun Tak Disentuh
Setahu Amara, Satria suka main saham, lelaki itu sangat jeli melihat peluang, tentu saja kalau Satria sudah memutuskan pasti sudah dipikirkan matang.
Satria mengalihkan fokusnya pada wanita yang sekarang berdiri di sampingnya, meletakkan laptop di meja lalu menarik tubuh wanita itu memangkunya. Tangannya melingkar di perut Amara dan hidungnya menempel pada leher wanita itu.
“Aku tahu kalau kamu bukan wanita yang gila harta. Maaf, aku pernah berkata kasar padamu,” ucapnya lirih tepat di telinga Amara.