Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Light

My Light

Liana sangat kesal. "Yakin akrab doang?" Dengan nada dinginnya, Refan spontan berkata begitu. Setelahnya pergi. Liana terus berdecak kesal, karena gagal mendekati Rafan lagi. Ditambah melihat Asya bersama Rafan, dan mendengar penuturan Refan tadi. Memutuskan kembali ke ruang tengah, tidak sadar kalau ada Risa yang menatap intens.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai lilium lyrics
Baca
+Pustaka
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Saudari Lili menekuk tangannya, tersenyum. Ong Bwee tahu. Itu artinya tidak ada jalan kembali. Tangannya gemetar memegang benda-benda itu. "Góa ē éng-oán kā lí kî-tó." (Aku selalu mendoakanmu.) kata Lili. "Múi-chá-khí, tī góa ê kî-tó tiong, góa ē liām lí ê miâ." (Setiap pagi, dalam doaku, aku sebut namamu.)
298 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai lilium lyrics
Baca
+Pustaka
Merebut Kekasih Ibu Tiriku Untuk Balas Dendam

Merebut Kekasih Ibu Tiriku Untuk Balas Dendam

bisik Lily, suaranya lembut dan penuh hasrat, mengalun di telinga pria itu seperti racun manis. Lidahnya menyapu daun telinga Damian, turun perlahan hingga ke lehernya yang hangat. Sentuhan itu membuat tubuh pria itu bergetar hebat, seolah hanya dengan satu sentuhan Lily mampu menyalakan bara dalam dirinya.
669 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai lilium lyrics
Baca
+Pustaka
Gairah Sahabat Suamiku

Gairah Sahabat Suamiku

Lio kembali mengirim pesan pada Lili. [Aku hitung sampai tiga tidak keluar, jangan salahkan aku masuk dan buat kamu mendesah, satu] Lili langsung menatap layar ponselnya dengan jengkel, tapi cepat-cepat membalas. [Iya, aku keluar]
10351.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.3K kali sebagai lilium lyrics
Baca
+Pustaka
Aduh Tak Tahan, Prof!

Aduh Tak Tahan, Prof!

Suara mesin riset yang berdengung rendah menjadi satu-satunya bunyi di ruangan itu. Liam tidak langsung menjawab. Pandangannya menurun sesaat, lalu kembali menatap Lily — dingin, tapi matanya menyimpan sesuatu yang tak bisa disembunyikan. “Apa maksud Anda?” suaranya tenang, tapi napasnya terlihat berat. Lily memandangnya tanpa berkedip. “Jangan bermain kata denganku. Aku tahu vitamin itu bukan sekadar suplemen.”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai lilium lyrics
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status