Sayang, Izinkan Aku Selingkuh
Keringat mengalir di tubuh mereka, napas tersengal, namun senyuman penuh kepuasan terukir di wajah masing-masing.
Setelah ronde kedua yang intens, Clara terkapar di atas ranjang dengan napas tidak beraturan. Erick terkekeh, puas melihat istrinya kelelahan. Ia mengusap kening Clara yang basah oleh keringat, lalu mengecupnya penuh kasih.
“Kamu tidak apa-apa?” tanyanya lembut.
Clara mendengus pelan, “Aku baik-baik saja, tapi aku butuh mandi.”