EMERALD
“ Sudah Al, aku gak apa apa kok. “ Dinda berada di antara Alin dan Freya, ia pun berdiri dan berjalan keluar dari kelas, menuju kantin.
Alin menatap punggung Dinda yang kini perlahan menjauh dari pandangannya. Alin menahan emosi nya, disini ia hanya anak baru yang tidak tahu apa apa.
Alin menatap Freya dengan dengan tatapan yang tajam seperti mata elang. Freya masih berada di hadapannya.
Liat aja lo nanti, lo gak akan bisa semena mena lagi nanti.
“Apa lo! Ngajak ribut sama gue HAH!” Freya mendorong bahu Alin.
Tangan kanan Alin spontan melayang, ia akan menampar Freya, kali ini ia sudah tidak bisa menahan amarahnya.
Hot Chapters