KINASIH
Kinasih. Perempuan tangguh dengan berbagai luka di hati. Satu per satu orang terkasih di hidupnya pergi, bahkan buah hati yang sangat dinantikan pun, turut meninggalkannya dalam lara tak berujung.
Tekanan demi tekanan datang silih berganti, dan puncaknya saat Aryo -sang suami, melayangkan kalimat perpisahan yang tersirat. Mertua dan iparnya, turut memberi dukungan. Bukan, bukan untuk tetap tinggal, namun tawa memuakkan yang mengiringi langkahnya, keluar dari rumah itu.
Dengan hati yang carut-marut bak benang kusut, Asih pergi ke kota. Mencoba membuat peruntungan di sana. Namun, kehadiran seseorang dari masa lalu, menjadikan benang hatinya semakin sulit diurai, hingga banyak sekali perubahan yang membuat Asih tak mengenali dirinya sendiri.