Surat dari Pasien Rumah Sakit Jiwa
"Iya Mbak. Yang namanya cinta nggak bisa dipaksain. Tapi aku akan berjuang mendapatkan cinta kamu, Mbak. Ingat itu!"
Aku pun hanya bisa terdiam mendengar janji yang terucap dari bibir Romi. Karena aku juga butuh waktu untuk meyakini perasaanku.
"Oh iya, boleh aku tahu, kafe dan resto milikmu, Rom?" tanyaku lagi.
"Itu Mbak, kafe dan resto Gardenia. Kapan-kapan mampir ya. Bilang saja kalau Mbak adalah temanku di pramusajinya biar dapat diskon khusus."