Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Anehnya, ingatan itu membuatnya sedikit berkaca-kaca. Tari dan Indri memasuki kafe, disambut aroma manis roti panggang dan wangi kopi yang menguar hangat. Mereka memilih tempat di area non-smoking, meja kecil dekat jendela yang memandang ke jalan seberang. Cahaya hangat lampu kafe menambah rasa nyaman. Seorang barista mendekat, menanyakan pesanan mereka. “Aku pesan sepotong croissant almond dan kopi latte panas, ya,” kata Tari sambil tersenyum tipis, tangannya tetap sesekali menyibak rambut yang jatuh di pipi.
1011.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 395 Vezes como nota cafe
Ler
+Biblioteca
Rayhan Story

Rayhan Story

Ia memang membatasi makanan junkfood dan minuman dingin adik nya. "Susu coklat, roti bakar blueberry sama cappucino" Pesan Rafka. Perempuan itu mengangguk "Baik tunggu ya kak" Senyum Perempuan itu ramah. "Dimana Bos kamu Ca?? " Tanya Rafka sebelum wanita itu berlalu. "Bos satya sedang urusan kak" Kata perempuan itu sopan. Sebenarnya cafe ini milik Satya pemberian orang tuanya. Hitung hitung agar temannya itu belajar bisnis dan tidak terlalu sering keluyuran gonta ganti pasangan.
18.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 271 Vezes como nota cafe
Ler
+Biblioteca
Duda Pilihan Ayah

Duda Pilihan Ayah

“Kebetulan kafe di depan situ, itu punya gue. Tadi dari jendela lihat ibu-ibu cantik duduk sendirian, jadi gue samperin deh.” Kanaya menoleh sejenak, melihat kafe minimalis bergaya modern yang belum lama ia sadari keberadaannya. “Sejak kapan lo buka tempat itu?” tanyanya, masih dengan nada datar. “Baru semingguan, sih,” jawab Rian sambil menyerahkan satu cup kopi ke tangannya. “Caffè latte. Favorit lo, kan? Tenang aja, nggak gue racunin.”
9.777.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.5K Vezes como nota cafe
Show Reviews (15)
Ler
+Biblioteca
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Yanti
terlalu banyak kata dirinya dalam 1 kalimat. contoh bab 22. seharusnya : Dewa diam, bekas luka itu didapat ketika baru saja pulang dari bekerja paruh waktu, untuk membeli makan, membiayai kedua adiknya, dan membayar kontrakan namun saat perjalanan pulang dia dihadang oleh tiga orang laki-laki yang.
Read All Reviews
Pesanku di Grup Chat Keluarga Tak Pernah Dianggap

Pesanku di Grup Chat Keluarga Tak Pernah Dianggap

Mba Zara juga menyertakan sebuah Poto paketan makanan berupa pizza tuna dua box, aneka jus buah tiga cup, dan satu cup kopi kekinian. [Itu paketnya ya Fiza, nanti diantar sama driver kurir online. Yang es 'Zafi Coffee', buat Fiza, soalnya kedai ini baru buka udah rame banget. Mba inget kamu suka ngopi, jadi beliin deh sekalian. Tadi Mba udah nyobain kopinya, enak banget. Pinter itu yang punya kedai racikannya,] panjang lebar Mba Zara membeberkan isi paketan untuk dikirim ke alamat rumahku. Hmmm, merek kopinya 'Zafi Coffee'?
1024.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 819 Vezes como nota cafe
Ler
+Biblioteca
TERPAKSA MENIKAH

TERPAKSA MENIKAH

Tanya Jeffran. "Kopi." Iya, Gavin Atmaja tadi memberi Yeara dua cup Coffee terbaru di kafe Gavin sebelum gadis itu pulang. "Nih buat kalian, enak kok tenang aja." Ujar Yeara, Jeffran pun menerimanya. "Masih anget ternyata Lea." ucap Jeffran. "Udah mending lo naik keatas, mandi entar lo sakit lagi, katanya besok mau ke festival lentera?"
2.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 64 Vezes como nota cafe
Ler
+Biblioteca
Little Secret

Little Secret

Timothy segera menyebutkan pesanan mereka, dan pelayan itu segera pergi dari sana. "Apakah caffe ini baru berdiri? Aku rasa, saat aku melintas, aku tidak pernah melihat nya." Rafael melihat - lihat dekorasi dari caffe ini, terlihat sangat menyegarkan dan kekinian. Timothy berdecak, " Sudah aku katakan, kau tidak pernah memperhatikan sesuatu yang menurut mu tidak menarik. " Rafael hanya mendelik, pria itu kembali fokus dengan melihat - lihat yang terasa nyaman ini.
1.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 66 Vezes como nota cafe
Ler
+Biblioteca
Oh my boss marry me

Oh my boss marry me

ucap Sofia , karena ia pernah menonton serial kartun dengan nama itu "minumnya....?" Sofia membalik lembaran menu berikutnya, membacanya pelan dalam hati cafe au lait grand marnier chocolat lancienne citron presse chartreuse "hmmmhhh.... cafe au lait saja" jawab Sofia gugup lalu menutup buku menu dan memberikannya kepada pelayan "itu saja?" tanya Ken pada Sofia Sofia mengangguk "samakan saja pesananku dengan dia ya" ucap Ken kepada pelayan itu
5.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 132 Vezes como nota cafe
Ler
+Biblioteca
Terjerat Cinta Pesepakbola Tampan

Terjerat Cinta Pesepakbola Tampan

Suasana di kafe cukup tenang dan nyaman, hanya ada beberapa pengunjung saja. "Senor, Anda hendak memesan apa?" Seorang pramusaji menyapanya dengan ramah. "Kopi dan Tostada con tomate," pesannya pada sang pramusaji. "Baik, silakan tunggu sebentar Senor!" Pramusaji pergi setelah mencatat pesanannya. Hingga saat ini tidak ada yang menyadari kehadiran sang bintan sepakbola di kafe kecil itu. Semua orang bersikap biasa saja, tidak ada yang menganggu ya dengan permintaan tandatangan ataupun foto bersama.
103.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 99 Vezes como nota cafe
Ler
+Biblioteca
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Matanya beberapa kali melirik ke arah Alya, memastikan gadis itu tak lagi menangis, lalu kembali menatap jalan dengan ekspresi yang nyaris terlalu datar untuk disebut peduli. Tak lama kemudian, mobil berhenti di depan sebuah kafe mewah di tepi jalan. Bangunannya bergaya modern klasik. Di atas pintu masuk, papan nama bertuliskan Coffe Nara terpajang anggun dengan huruf timbul berlapis emas. “Ayo masuk,” kata Rafi, tersenyum tipis. Alya mengangguk pelan, melangkah ke dalam.
10115.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 4.1K Vezes como nota cafe
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
9
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status